Pesanan dari seorang kastamer. Sepertinya triple chocolate cheese cake kembali digemari.
Terima kasih pesanannya ya Bu QQ.
Paiton, 24 November 2012
Showing posts with label Cheese. Show all posts
Showing posts with label Cheese. Show all posts
Saturday, November 24, 2012
Saturday, September 1, 2012
Strawberry Cheddar Cheese Cake
Bingkisan untuk ulang tahun anak seorang sahabat. Pesanan kilat yang diorder pagi untuk dikirim di sore harinya. Diorder tanpa coklat sama sekali karena sang anak alergi coklat.
Terima kasih orderannya ya Bu. Semoga berkenan.
Paiton, 1 September 2012
Terima kasih orderannya ya Bu. Semoga berkenan.
Paiton, 1 September 2012
Wednesday, January 11, 2012
Rosy Cake
Pulang liburan, pikiran fresh walaupun badan serasa remuk. Sedang enak-enaknya menikmati suasana home sweet home, ada telpon dari kastamer setia. Rikwes untuk membuat cake ultah bagi istri tercinta.
Cake ini kombinasi dari dua layer sponge cake coklat Oom Yongki (akhirnya nemu trik supaya tidak ada segaris pun lapisan bantat, cihuy!!) dan satu layer chocolate cheese cake. Hiasannya spesial: buttercream coklat yang yummy dan kelopak mawar merah dari bahan coklat.
Selamat ulang tahun, Bu Yeye. Semoga diberi keberkahan di tahun 2012.
Paiton, 11 Januari 2012
Cake ini kombinasi dari dua layer sponge cake coklat Oom Yongki (akhirnya nemu trik supaya tidak ada segaris pun lapisan bantat, cihuy!!) dan satu layer chocolate cheese cake. Hiasannya spesial: buttercream coklat yang yummy dan kelopak mawar merah dari bahan coklat.
Selamat ulang tahun, Bu Yeye. Semoga diberi keberkahan di tahun 2012.
Paiton, 11 Januari 2012
Monday, December 12, 2011
Cheddar Cheese Cake
Pesanan dari teman sendiri. Lucunya minta diantar menjelang tengah malam, lewat pintu belakang pula karena untuk surprise. Untung nggak disangka maling hehehe.
Happy birthday, pren.
Paiton, 12 Desember 2011
Happy birthday, pren.
Paiton, 12 Desember 2011
Saturday, November 5, 2011
Angry Birds Cake for Aaron Matthew
Cake ini dipesan oleh teman sesama orang tua murid. Mintanya cheddar cheese cake, cover buttercream, plus mainan dari fondant. Temanya permainan yang sedang "in": Angry Birds.
Tidak ada kesulitan yang berarti ketika membuat cake ini. Hanya saja tekstur cheese cake yang sangat lembut bikin aku deg-degan. Pas pengiriman aja hubby komentar: mainannya kayak goyang-goyang. Haduuhhhh. Padahal mainannya berbentuk simpel bulat2 dan langsung menempel ke permukaan cake. Nggak kebayang kalo ditambahi palang2 kayu seperti rencanaku semula.
Setelah delivery dilakukan, temanku kirim pesan: lilinnya mana ya? Lah! Ketinggalan toh. Jadi nggak enak abis. Untunglah teman ini baik banget, dia malah berangkat sendiri ke supermarket beli lilin dan tambahan aksesoris aneka balon plastik.
Ini ekspresi si kecil waktu difoto. Catatan: dijepret oleh sang mama. Lucu deh lihat kakak adik kompakan begini.
Komentar yang pesan: cheese cakenya enakkk. Senang baca komennya. Makasih ya. Semoga jadi langganan.
Happy 4th Birthday, Aaron ...
Paiton, 5 November 2011
Tidak ada kesulitan yang berarti ketika membuat cake ini. Hanya saja tekstur cheese cake yang sangat lembut bikin aku deg-degan. Pas pengiriman aja hubby komentar: mainannya kayak goyang-goyang. Haduuhhhh. Padahal mainannya berbentuk simpel bulat2 dan langsung menempel ke permukaan cake. Nggak kebayang kalo ditambahi palang2 kayu seperti rencanaku semula.
Setelah delivery dilakukan, temanku kirim pesan: lilinnya mana ya? Lah! Ketinggalan toh. Jadi nggak enak abis. Untunglah teman ini baik banget, dia malah berangkat sendiri ke supermarket beli lilin dan tambahan aksesoris aneka balon plastik.
Ini ekspresi si kecil waktu difoto. Catatan: dijepret oleh sang mama. Lucu deh lihat kakak adik kompakan begini.
Komentar yang pesan: cheese cakenya enakkk. Senang baca komennya. Makasih ya. Semoga jadi langganan.
Happy 4th Birthday, Aaron ...
Paiton, 5 November 2011
Friday, July 22, 2011
Cheddar Cheese Cake untuk Lamaran
Kue ini dipesan dari Jombang untuk acara lamaran + pernikahan di awal bulan Juli ini. Kalau tidak salah yang mesan kenal Dapur Solia via kerabatnya yang tinggal di Paiton. Permintaannya cheddar cheese cake, dekor pagar coklat dan topping buah segar.
Berhubung cake ini menggunakan banyak krim dan rawan meleleh pada suhu ruangan, aku inapkan dulu cakenya semalaman supaya "set" / kokoh benar. Kirimnya pagi2 sekali, berbarengan dengan rencana weekend ke Surabaya.
Semoga acaranya berjalan lancar ya.
Paiton, 22 Juli 2011
Berhubung cake ini menggunakan banyak krim dan rawan meleleh pada suhu ruangan, aku inapkan dulu cakenya semalaman supaya "set" / kokoh benar. Kirimnya pagi2 sekali, berbarengan dengan rencana weekend ke Surabaya.
Semoga acaranya berjalan lancar ya.
Paiton, 22 Juli 2011
Thursday, May 26, 2011
Cheddar Cheese Cake for Mrs Accountant
Cake ini adalah buah tangan kami untuk seorang teman keluarga yang berprofesi sebagai akuntan. Dengar-dengar beliau senang dengan citarasa keju. Mudah-mudahan cocok dengan cheddar cheese cake dari Dapur Solia.
Bagiku pribadi hal lain yang membuat cake ini makin istimewa karena Naomi menjadi fotografernya. Meskipun sedang lesu karena serangan pilek tetapi Naomi menjadi bersemangat ketika ditawari untuk mendokumentasikan cake ini. Cukup oke kan? Dengan sedikit post-processing, hasil akhirnya tidak menunjukkan kalau foto ini dijepret oleh anak umur 6 tahun :)
So, please enjoy!
Paiton, 26 Mei 2011
Bagiku pribadi hal lain yang membuat cake ini makin istimewa karena Naomi menjadi fotografernya. Meskipun sedang lesu karena serangan pilek tetapi Naomi menjadi bersemangat ketika ditawari untuk mendokumentasikan cake ini. Cukup oke kan? Dengan sedikit post-processing, hasil akhirnya tidak menunjukkan kalau foto ini dijepret oleh anak umur 6 tahun :)
So, please enjoy!
Paiton, 26 Mei 2011
Wednesday, May 18, 2011
Cheddar Cheese Cake
Cantik sekali bukan? Rasanya pun luar biasa enak. Diamkan semalam di dalam kulkas untuk mengeluarkan rasa manis-gurih yang maksimal dari keju cheddarnya.
Diorder oleh pelanggan untuk suguhan tamu VVIP-nya. Terima kasih ya.
Paiton, 13 Mei 2011
Diorder oleh pelanggan untuk suguhan tamu VVIP-nya. Terima kasih ya.
Paiton, 13 Mei 2011
Saturday, April 23, 2011
Quiche Lorraine - Jajanan Asin Gurih Nikmeh
Namanya rada2 susah dan bikin dahi kastamer berkerut. Bentuknya gimana sih, mungkin begitu yang ada di benak mereka. Sebenarnya ide dasarnya sederhana: kulit pie diberi isian dan taburan keju parut, lalu dipanggang. Yang bikin istimewa adalah, isian penganan ini mengandung daun bayam. Di resep aslinya daun bayam ini langsung dipakai tapi aku sengaja merebus dengan air mendidih selama 30 detik, supaya sisa tanah dan kotoran yang mungkin masih melekat bisa rontok. Tidak terlalu lama juga karena aku suka dengan tekstur bayam yang masih kriuk.

Karena keterbatasan waktu, aku memutuskan untuk mengerjakan pembuatan quiche ini dalam dua bagian. Pertama, bikin kulit. Kedua, membuat isian dan memanggang sampai matang. Bagian pertama dikerjakan oleh asisten dan ini benar2 bikin sport jantung. Berbeda dengan resep kulit untuk fruit pie biasa, resep kulit pie yang ini sangat rapuh karena mengandung banyak telur. Beberapa kulit pie yang sudah matang malah remuk hanya karena disentuh tangan atau diangkat. Haduh, haduh, sampai stress dibikinnya. Rupanya memang sebaiknya dua bagian ini (pembuatan kulit dan isi) tidak dipisah karena cairan dari bahan isinya itulah yang mengikat remahan kulit pie supaya tidak mudah ambrol.
Kalau aku bandingkan foto quiche lorraine hasil bikinanku dengan foto NCC, terlihat punyaku masih cekung seperti kurang isi. Rupanya ketika menyusun bahan di dalam kulit, masih terdapat banyak rongga. Pada saat memanggang, permukaannya turun dan menjadi cekung. Next time bahan2 akan aku potongi lebih halus lagi supaya bisa lebih compact / padat. Lalu saus juga akan aku lebihkan supaya permukaannya bisa rapi dan tinggi.
Oh ya, ada satu lagi kesalahan teknis dalam proses pembuatan. Quiche bikinanku melekat kuat ke cetakannya. Kurasa ini karena aku tidak mengolesi cetakan dengan lemak, atau karena aku tidak memasang paper case antara cetakan dan kulit pie. Ini misteri yang akan aku cari pemecahannya di baking berikutnya.
Soal rasa, aku serumah doyan banget dengan quiche lorraine ini. Terutama pas tergigit daun bayam dan ada sensasi crunchy-nya. Pas aku cek ke kastamer, kok dia nggak heboh ya? Rupanya oh rupanya, sambal sachetnya tertinggal nggak ikut terkirim. Untuk kastamerku, mohon maaf atas kelalaiannya ya, hiks. Menurutku sambal sachet ini wajib ada, karena bikin rasanya jadi enaaaakkk sekali.
Untuk ibu2 yang pengen anaknya mengkonsumsi lebih banyak serat, bisa coba bikin si quiche ini. Kandungan gizinya lengkap mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat dan susu. Saranku, bayamnya direbus lebih lembek dan dirajang halus supaya lebih mudah ditelan oleh anak-anak. (st)
QUICHE LORRAINE
:: Recipe by: Fatmah Bahalwan ::

Bahan-bahan:
Bahan Kulit:
350 gram Tepung terigu protein sedang
200 gram Mentega
3 butir Kuning telur
100 ml Air es
Bahan Isi:
450 gram Jamur kancing kalengan, iris tipis
100 gram Bayam
100 gram Bawang bombay
125 gram Keju parut (aku pake cheddar untuk isian & quick melt untuk topping)
250 gram Sosis, iris tipis
Bahan Saus:
1000 ml Air susu UHT
10 buah Kuning telur
1 sdt Garam
1/4 sdt Merica
1/4 sdt Pala bubuk
Cara Membuat:
1) Kulit: aduk tepung terigu, telur, mentega hingga berbutir-butir. Tuangi air es sedikit demi sedikit, uleni, bulatkan, gilas, cetak di cetakan kulit pie.
1a) Optional: panggang kulit pie selama 10 menit, lalu keluarkan untuk diberi isian.
2) Saus: aduk semua bahan hingga rata, taruh di gelas ukuran supaya mudah dituang.
3) Isi pie dengan bahan yang sudah diiris halus. Tuangi saus.
4) Oven hingga matang di suhu 170 degC.
5) Keluarkan dari cetakan. Hidangkan dengan saus sambal.
Hasil jadi: sekitar 25 buah (tergantung besar cetakan)
23 April 2011

Karena keterbatasan waktu, aku memutuskan untuk mengerjakan pembuatan quiche ini dalam dua bagian. Pertama, bikin kulit. Kedua, membuat isian dan memanggang sampai matang. Bagian pertama dikerjakan oleh asisten dan ini benar2 bikin sport jantung. Berbeda dengan resep kulit untuk fruit pie biasa, resep kulit pie yang ini sangat rapuh karena mengandung banyak telur. Beberapa kulit pie yang sudah matang malah remuk hanya karena disentuh tangan atau diangkat. Haduh, haduh, sampai stress dibikinnya. Rupanya memang sebaiknya dua bagian ini (pembuatan kulit dan isi) tidak dipisah karena cairan dari bahan isinya itulah yang mengikat remahan kulit pie supaya tidak mudah ambrol.
Kalau aku bandingkan foto quiche lorraine hasil bikinanku dengan foto NCC, terlihat punyaku masih cekung seperti kurang isi. Rupanya ketika menyusun bahan di dalam kulit, masih terdapat banyak rongga. Pada saat memanggang, permukaannya turun dan menjadi cekung. Next time bahan2 akan aku potongi lebih halus lagi supaya bisa lebih compact / padat. Lalu saus juga akan aku lebihkan supaya permukaannya bisa rapi dan tinggi.
Oh ya, ada satu lagi kesalahan teknis dalam proses pembuatan. Quiche bikinanku melekat kuat ke cetakannya. Kurasa ini karena aku tidak mengolesi cetakan dengan lemak, atau karena aku tidak memasang paper case antara cetakan dan kulit pie. Ini misteri yang akan aku cari pemecahannya di baking berikutnya.
Soal rasa, aku serumah doyan banget dengan quiche lorraine ini. Terutama pas tergigit daun bayam dan ada sensasi crunchy-nya. Pas aku cek ke kastamer, kok dia nggak heboh ya? Rupanya oh rupanya, sambal sachetnya tertinggal nggak ikut terkirim. Untuk kastamerku, mohon maaf atas kelalaiannya ya, hiks. Menurutku sambal sachet ini wajib ada, karena bikin rasanya jadi enaaaakkk sekali.
Untuk ibu2 yang pengen anaknya mengkonsumsi lebih banyak serat, bisa coba bikin si quiche ini. Kandungan gizinya lengkap mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat dan susu. Saranku, bayamnya direbus lebih lembek dan dirajang halus supaya lebih mudah ditelan oleh anak-anak. (st)
QUICHE LORRAINE
:: Recipe by: Fatmah Bahalwan ::

Bahan-bahan:
Bahan Kulit:
350 gram Tepung terigu protein sedang
200 gram Mentega
3 butir Kuning telur
100 ml Air es
Bahan Isi:
450 gram Jamur kancing kalengan, iris tipis
100 gram Bayam
100 gram Bawang bombay
125 gram Keju parut (aku pake cheddar untuk isian & quick melt untuk topping)
250 gram Sosis, iris tipis
Bahan Saus:
1000 ml Air susu UHT
10 buah Kuning telur
1 sdt Garam
1/4 sdt Merica
1/4 sdt Pala bubuk
Cara Membuat:
1) Kulit: aduk tepung terigu, telur, mentega hingga berbutir-butir. Tuangi air es sedikit demi sedikit, uleni, bulatkan, gilas, cetak di cetakan kulit pie.
1a) Optional: panggang kulit pie selama 10 menit, lalu keluarkan untuk diberi isian.
2) Saus: aduk semua bahan hingga rata, taruh di gelas ukuran supaya mudah dituang.
3) Isi pie dengan bahan yang sudah diiris halus. Tuangi saus.
4) Oven hingga matang di suhu 170 degC.
5) Keluarkan dari cetakan. Hidangkan dengan saus sambal.
Hasil jadi: sekitar 25 buah (tergantung besar cetakan)
23 April 2011
Sunday, September 26, 2010
Triple Cheese Cake dalam Mika
Sudah lamaaa banget beli mika untuk cheese cake atau tiramisu satuan tapi nggak dipake2. Syukurlah minggu akhirnya momen yang ditunggu-tunggu tiba (halah). Salah satu pelanggan tetapku pesan triple cheese cake satuan.
Paiton, 26 September 2010
Makasih buat orderannya, yaa.
Monday, December 14, 2009
Triple Chocolate Cheese Cake
Cake yang satu ini adalah triple chocolate cheese cake. Dipesan oleh salah satu pelanggan favoritku (beliau adalah pelanggan dari tahun pertama aku mulai jadi bakul kue) untuk sang suami yang berulang tahun. Kebetulan hari tersebut adalah juga hari ultah tahun perkawinan mereka. Dengan alasan itu, aku pilih foto mereka berdua untuk edible imagenya.
Selamat ulang tahun, ya. Semoga diberikan berkah panjang umur, kesehatan, kesuksesan dalam karir dan kebahagiaan di dalam rumah tangga bagi Anda berdua.
Paiton, 14 Desember 2009
Saturday, July 18, 2009
Cheese Cakes: It's All About Presentation!
Sejak menonton VCD tentang "petit four", aku jadi makin menyadari betapa selera makan kerap dipicu oleh rangsangan visual. Meskipun bahan dalamnya sama, seseorang memilih slice A daripada slice B karena penampilan fisik yang menyenangkan. Seorang baker menghabiskan banyak waktu untuk membuat hiasan bagi karya kulinernya supaya sesuatu yang awalnya hanyalah telur-gula-tepung menjadi sesuatu yang layak untuk disajikan.
Sudah beberapa kali aku meladeni pesanan cheese cake dalam cup. Seluruh anggota keluargaku menyukainya, apalagi Naomi yang selalu menagih "jatah preman" barang 1 atau 2 cup. Nah, selama ini aku menggunakan strawberry-jeruk-kiwi-coklat untuk hiasannya. Lama lama kok jadi bosen ya. Gimana kalo mencoba desain yang berbeda? Hubby yang diajak konsultasi setuju dengan konsep satu resep beda topping. OK deh, tarik Mang!
Inilah penampakan cheese cake yang masih polos, sebelum dihias.

Untuk pesanan sejumlah 40 cup ini aku menggunakan 4 topping yang berbeda. Topping strawberry terdiri dari selai strawberry, whipcream non dairy, strawberry segar potong kualitas super dan coklat bentuk kupu2.

Topping jeruk terdiri dari selai aprikot, jeruk kupas kalengan super (aku pake merek SW mandarin orange, highly recommended, harganya sepadan dengan kualitasnya), whipcream dan coklat motif arabesque.

Topping green tea (maccha) terdiri whipcream + green tea bubuk Taiwan dibentuk swirl, whipcream dan strawberry potong.

Terakhir, topping coklat untuk mereka yang tidak menyukai rasa buah-buahan terdiri dari whipcream, coklat bentuk lidah kucing, choco crunch, choco chip dan mesyes.

Seperti biasa, setelah baking dan dekor, bakul kuenya kehilangan nafsu untuk mencicipi. So akhirnya nyari-nyari info dari yang makan. Wah, katanya enak, manisnya nggak terlalu manis, presentasinya juga oke. Sekali makan langsung habis dua cup. Hwaaaa, jatah siapa yang kau makan, Say :))
So in culinary world, it's all about presentation!
Paiton, 18 July 2009
*siap2 untuk orderan berikutnya
Sudah beberapa kali aku meladeni pesanan cheese cake dalam cup. Seluruh anggota keluargaku menyukainya, apalagi Naomi yang selalu menagih "jatah preman" barang 1 atau 2 cup. Nah, selama ini aku menggunakan strawberry-jeruk-kiwi-coklat untuk hiasannya. Lama lama kok jadi bosen ya. Gimana kalo mencoba desain yang berbeda? Hubby yang diajak konsultasi setuju dengan konsep satu resep beda topping. OK deh, tarik Mang!
Inilah penampakan cheese cake yang masih polos, sebelum dihias.
Untuk pesanan sejumlah 40 cup ini aku menggunakan 4 topping yang berbeda. Topping strawberry terdiri dari selai strawberry, whipcream non dairy, strawberry segar potong kualitas super dan coklat bentuk kupu2.
Topping jeruk terdiri dari selai aprikot, jeruk kupas kalengan super (aku pake merek SW mandarin orange, highly recommended, harganya sepadan dengan kualitasnya), whipcream dan coklat motif arabesque.
Topping green tea (maccha) terdiri whipcream + green tea bubuk Taiwan dibentuk swirl, whipcream dan strawberry potong.
Terakhir, topping coklat untuk mereka yang tidak menyukai rasa buah-buahan terdiri dari whipcream, coklat bentuk lidah kucing, choco crunch, choco chip dan mesyes.
Seperti biasa, setelah baking dan dekor, bakul kuenya kehilangan nafsu untuk mencicipi. So akhirnya nyari-nyari info dari yang makan. Wah, katanya enak, manisnya nggak terlalu manis, presentasinya juga oke. Sekali makan langsung habis dua cup. Hwaaaa, jatah siapa yang kau makan, Say :))
So in culinary world, it's all about presentation!
Paiton, 18 July 2009
*siap2 untuk orderan berikutnya
Friday, July 17, 2009
Cheese Cream Brownies
Penasaran dengan rasanya, aku putuskan untuk bereksperimen dengan resep brownies panggang keju dari situs ini. Dari resep aslinya, adonan coklat aku kalikan dua (karena aku pake loyang 30 x 30 cm, aslinya loyang kotak 23 cm), sementara adonan keju krim tetap sesuai resep.
Cara membuat bropang ini cukup unik dan "merepotkan". Pertama, bagian dalam loyang HARUS dilapisi dengan aluminium foil, tidak boleh diskip atau diganti dengan kertas roti. Hal ini dikarenakan bropang ini memiliki tekstur yang agak lengket menyerupai melted brownies sementara bagian atasnya berupa krim lembut sehingga untuk mengeluarkan bropang ini dari loyang tidak bisa dengan cara dibalik, harus diangkat bersama dengan aluminium foilnya. Kedua, adonan bropang ini cenderung lengket bahkan setelah dimasukkan ke kulkas selama beberapa saat. Selalu siapkan serbet bersih yang dilembabkan di samping Anda ketika melakukan pemotongan kue. Adonan yang melekat di pisau akan merusak penampilan bropang yang akan disajikan. Ketiga, coklat harus benar2 coklat yang bermutu baik dan pahit, jangan disubstitusi dengan DCC yang mengandung gula. Jika "membangkang", bropang yang dihasilkan akan memiliki citarasa yang sangat manis. Keempat, gunakan gula kastor yang butirannya kecil (tapi jangan diganti gula halus).
Buat yang ingin mencoba, silakan lihat situs asli untuk versi bahasa Inggrisnya. Di bawah ini adalah versiku yang sudah disesuaikan untuk loyang besar. Maklum bakulan hehe. (st)
CHEESE CREAM BROWNIES
Original recipe: joyofbaking.com
Modified by: Shirley T
Bahan-bahan:
- Bahan A (Lapisan Coklat)
1 cup (226 gram) Butter
8 ounces (227 gram) Coklat pahit (tanpa pemanis), cincang kasar
2½ cup (500 gram) Gula pasir butiran halus, bila perlu blender dulu
2 sdt Ekstrak vanili
4 butir Telur ayam ukuran besar
1 cup (140 gram) Tepung terigu serba guna
1/2 sdt Garam
- Bahan B (Lapisan Keju)
8 ounces (227 gram) Cream cheese, biarkan pada suhu ruangan
1/3 cup (65 gram) Gula pasir
1 sdt Ekstrak vanili
1 buah Telur ayam ukuran besar
Cara membuat:
1) Lapisi semua sisi bagian dalam loyang ukuran 30 x 30 x 3 cm dengan aluminium foil. Tidak usah disemir dengan mentega / tepung.
2) Panaskan oven pada suhu 160 °C, siapkan rak tengah untuk tempat memanggang.
3) Dalam mangkuk stainless steel (tahan panas), lelehkan mentega dan coklat cincang di atas wadah berisi air hangat suhu 40 °C (jika tidak memiliki termometer, tanda air mencapai suhu 40 °C adalah munculnya gelembung di dasar wadah berisi air, belum sampai bergejolak / timbul banyak uap air). Jangan mencairkan mentega + coklat di atas air mendidih atau api yang menyala karena warna coklat akan menjadi jelek, tidak kilap. Aduk-aduk hingga cair benar, angkat.
4) Masukkan gula pasir halus dan ekstrak vanili, aduk hingga rata.
5) Masukkan satu telur, aduk rata dengan sendok kayu. Masukkan telur satu per satu sampai telur habis. Pastikan adonan rata benar.
6) Masukkan garam dan terigu sedikit demi sedikit, aduk rata dengan sendok kayu (bisa juga dengan hand mixer kecepatan 1, tapi jangan dinyalakan terus menerus supaya adonan tidak mengembang menjadi bolu). Aduk hingga adonan menjadi rata, halus tidak bergerindil, kilap dan tidak menempel di sisi2 baskom kocok (kurang lebih 1-2 menit). Sisihkan ½ cup untuk dicampur belakangan. Tuang adonan coklat ke dalam loyang dan ratakan hingga ke sudut2nya menggunakan spatula.
7) Di wadah terpisah, kocok cheese cream (dengan hand mixer saja) yang sudah mencapai suhu ruangan hingga krim menjadi lembut dan mudah disatukan dengan bahan lain (tidak perlu sampai mengembang).
8) Masukkan gula, ekstrak vanili dan telur ke dalam adonan krim keju, kocok hingga tercampur rata (halus dan creamy).
9) Tuang adonan krim keju ini ke atas adonan brownies coklat, ratakan dengan spatula.
10) Untuk hiasan, ambil adonan coklat yang tadi disisihkan (½ cup) dengan sendok makan, tuang ke atas lapisan keju, kacaukan sedikit --jangan diaduk terlalu kuat-- hingga membentuk pola (bisa juga dimasukkan ke piping bag yang ujungnya dilubangi kecil, spuit ke atas adonan, bentuk polanya dengan tusuk gigi bersih).
11) Panggang selama 35 menit (aslinya 25 menit, di sini ditambahi karena lapisan coklatnya 2 kali resep aslinya). Lakukan tes tusuk. Ciri adonan yang sudah matang adalah sisi2nya mulai berubah warna, aluminium foilnya lepas dari sisi loyang. Bagian atas tidak perlu sampai coklat.
12) Dinginkan bersama2 dengan loyangnya. Setelah dingin, masukkan ke kulkas selama 2-3 jam. Jika sudah mengeras, keluarkan dari kulkas. Keluarkan brownies dari loyang dengan cara mengangkat aluminium foilnya. Potong2 sesuai selera (gunakan lap lembab untuk membersihkan pisau jika adonan menempel).
13) Hasil jadi: 25-30 potong.
Paiton, 17 Juli 2009
Saturday, May 30, 2009
Muffin Choco Cheese, One Ain't Enough!

Kapan hari dapat pesanan kue dengan bahan bebas. Tadinya sih rencana dibuatkan sponge cake coklat dengan hiasan figurine tetapi belakangan si pemesan cerita kalo sebenarnya dia pengen nyoba cheese cake. Walhasil tepung yang sudah dicampur dengan bubuk coklat disisihkan dulu.
Nahhh, weekend ini baru aku dapat kesempatan untuk utak atik oven lagi. Kira-kira kue apa ya yang cocok untuk seluruh keluarga, yang ada unsur coklatnya untuk hubby dan Naomi, tapi tetap cocok ditambahi keju kesukaanku. Akhirnya pilihanku jatuh ke: muffin.
Cek situs NCC, ternyata ada dua cara untuk mengaduk adonan muffin. Ada cara klasik, ada cara Ruri. Wah, cara Ruri yang gimana tuh? Rupanya adonan butter-air-garamnya dididihkan dulu (kayak bikin adonan sus). Kalo ada yang baru begini, langsung penasaran deh pengen nyoba.
Resep aslinya dibuat tanpa bubuk coklat. Berhubung niatnya adalah memanfaatkan sisa tepung, maka bahan yang ada pun dimasukkan. Ternyata oke banget lho! So next time kalo punya tepung yang kadung dicampur dengan susu bubuk/ bubuk coklat dengan takaran nggak jelas, tambahkan saja satu sendok makan (munjung) maizena lalu genapi tepungnya sehingga 350 gram, siap deh untuk dijadikan bahan muffin.
Soal rasa, these muffins fulfilled everyone's expectation. Ya manisnya, ya asin-gurihnya, ya fillingnya. Asyik loh makan muffin sambil mencuili potongan keju & kacang mentenya. Sekali makan nggak cukup satu, maunya langsung 2 atau 3. Enyak, enyak, enyak ....
Tambahan: Ohya, I'd like to give credit to Yuli Kue Rumahan dengan produk loyang satuannya. Tadinya sih setengah nggak percaya waktu dia promosi bahwa ukuran loyang satuannya ini lebih gede dikit dari loyang muffin toko dan karenanya pas dengan paper cup yang dijual di pasaran (aku pake DIVA). Setelah aku praktekkan ternyata bener loh, loyang muffin biasa ternyata masih kekecilan beberapa mili dari cup sehingga pinggiran paper cup nggak bisa bundar sempurna tapi agak berlekuk di sana sini. Pinggirannya pun tegak 90°, kurang dramatis. Dengan loyang satuannya Yuli, pinggirannya agak bersudut, paper cupnya juga fit, ketika difoto muffinnya kelihatan munjung & merekah sempurna. Really mouth watering! (st)
MUFFIN CHOCO CHEESE
Resep asli by Ruri
Modified by Shirley

Bahan:
350 gram Tepung terigu protein sedang (modif: 25 gr coklat bubuk + 40 gr maizena + 285 gr terigu)
230 gram Butter unsalted (boleh diganti dengan salted butter atau margarin tapi hilangkan garamnya ya)
110 cc Air
2 gr Garam
½ sdt Vanili bubuk
200 gram Telur utuh (± 4 butir)
300 gram Gula pasir
8 gram Baking powder
50 gram Keju, potong2 ukuran kotak kecil
25 gr Choco chip
25 gr Kacang mente, panggang selama 10 menit, cincang kasar
Cara Membuat:
1) Rebus butter, air dan garam sampai mendidih.
2) Masukkan adonan tepung ke baskom mixer. Kucuri adonan tepung dengan adonan butter panas sedikit demi sedikit sambil dimixer (jangan langsung dituang seluruhnya)
3) Masukkan vanili bubuk
4) Masukkan telur satu per satu sambil tetap dimixer
5) Campur gula dan baking powder di wadah terpisah hingga rata, masukkan ke adonan, mixer hingga rata
6) Masukkan 2/3 bagian keju potong kotak, aduk.
7) Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga (kira2 cukup untuk 4 plastik), potong ujung plastik, tuangkan ke loyang muffin yang telah diberi alas paper cup. Isi masing-masing hingga hampir penuh untuk menghasilkan muffin yang merekah.
8) Taburi dengan sisa keju, choco chip dan kacang mente cincang.
9) Oven selama 25 menit pada suhu tinggu (200 °C). Serving: 22 buah cup ukuran kecil.
Tips:
- Jika muffin menginap dan menjadi sedikit basah, hangatkan dengan setting "High" di microwave selama 60 detik.
- Jika dimasukkan ke wadah, pastikan muffin sudah dalam keadaan benar2 dingin untuk mencegah timbulnya jamur.
Wednesday, April 1, 2009
Order Perdana ESG: Cheese Cake - Individual Cups
Ini order perdana dari ESG.
Bikin cheese cake ini gampang-gampang susah, apalagi kalo diorder dalam jumlah banyak. Ovenku cuman bisa menampung maksimal 13-15 cup sekali panggang, padahal satu kali panggang butuh waktu 1 jam lebih. Masih belum menemukan strategi yang pas supaya bisa mengerjakan orderan ini dalam waktu singkat.
Sengaja dikemas dalam aluminium foil supaya penanganannya lebih mudah. Di rumah kebetulan masih ada sisa buah-buahan segar dari order yang sebelumnya. Karena harganya juga ekonomis, toppingnya juga nggak bisa banyak-banyak, ntar nggak nutup ongkos produksinya. Beruntung strawberry-nya lumayan oke, besar-besar, sehingga kelihatan manis di atas cheese cakenya. Kuning didapat dari jeruk keprok, putih dari whipcream, hijau dari sukade. Masih ditambahi coklat potong dengan motif arabesque (nggak terlalu jelas di foto).
Soal rasa kayaknya mereka nggak bisa komen karena disajikan untuk acara coffee break, so pastinya mereka nggak ikut makan. Kalo hanya melihat penampilan luarnya sih, pihak ESG kelihatan happy. Mereka membandingkan dengan provider lain yang cakenya itu-itu saja. Wah, belum apa-apa harus mulai mikir inovasi produk. (st)
Paiton, 1 April 2009
Sunday, March 29, 2009
Double Treat for Yulia: Cheese Cake & Black Forrest
Memang teman yang satu ini kalem tapi gaul dan banyak temannya. Dari jauh-jauh hari, Mrs. Melohn sudah memasukkan orderan cheese cake untuk dikirim ke ybs. OK, beres Bu. Kebetulan di Giant Probolinggo juga lagi ada stok strawberry-jeruk-anggur. Cetakan arabesque juga sudah bisa diberdayakan.
Rada-rada nggampangin karena sudah bikin cheese cake bolak balik dan selalu sukses. Namun teman-teman, takabur itu emang nggak boleh banget. Biasanya baking pake otang, kali ini aku nyoba au bain maria pake oven gas. Ternyata perilakunya beda. Yang biasanya 50 menit sudah mateng dan keras, lha kok ini lembek banget. Telanjur dikeluarkan dari loyang ternyata lembek dan bocel. Huhuhu, sampe berlinang air mata ngliatnya. Akhirnya minta hubby belanja keju lagi dan bikin sekali lagi. Huhu .....
Di tengah2 penderitaan mengasihani diri sendiri, datanglah order kedua. Dari Mrs. Chatt teman satu gank juga, untuk kado ke orang yang sama juga, tetapi mintanya black forrest. To be honest, seumur2 aku nggak pernah bikin black forrest. Pernahnya cuman makan dan ngliatin orang bikin. Udah berniat trial tapi belum kesampaian, makanya stock dark cherry masih belum sempat disentuh. Bukan NCCer namanya kalo nggak berani terima tantangan. Meski cuman punya waktu 3 jam untuk baking & dekor, plus masih harus mengulang cheese cake, aku hayuk aja. Bersyukur asisten yang masuk siang udah muncul, lumayan untuk bantu2 nyetak pagar coklat.
Setelah berjibaku selama tiga jam, akhirnya selesai. Kirim asisten untuk ngantar (untungnya selebrasinya di restoran dekat rumah) sementara aku mandi dan siap-siap menyusul ke lokasi.
Tanggapannya ternyata tidak mengecewakan. Yang pesan surprise dengan desain black forrestnya, yang nerima juga kaget berat karena nerima dua cake sekaligus. Rasa senang ngliat aksi teman-teman yang heboh masih ditambahi lagi dengan pujian: "Kamu ini talented ya masak-masak." Mamaaa, dengarin Ma ... anakmu sudah bisa bikin kue, ma!

Dan ini penampakan black forrest-nya. Bisa nebak nggak yang mana yang ultah?
Rada-rada nggampangin karena sudah bikin cheese cake bolak balik dan selalu sukses. Namun teman-teman, takabur itu emang nggak boleh banget. Biasanya baking pake otang, kali ini aku nyoba au bain maria pake oven gas. Ternyata perilakunya beda. Yang biasanya 50 menit sudah mateng dan keras, lha kok ini lembek banget. Telanjur dikeluarkan dari loyang ternyata lembek dan bocel. Huhuhu, sampe berlinang air mata ngliatnya. Akhirnya minta hubby belanja keju lagi dan bikin sekali lagi. Huhu .....
Di tengah2 penderitaan mengasihani diri sendiri, datanglah order kedua. Dari Mrs. Chatt teman satu gank juga, untuk kado ke orang yang sama juga, tetapi mintanya black forrest. To be honest, seumur2 aku nggak pernah bikin black forrest. Pernahnya cuman makan dan ngliatin orang bikin. Udah berniat trial tapi belum kesampaian, makanya stock dark cherry masih belum sempat disentuh. Bukan NCCer namanya kalo nggak berani terima tantangan. Meski cuman punya waktu 3 jam untuk baking & dekor, plus masih harus mengulang cheese cake, aku hayuk aja. Bersyukur asisten yang masuk siang udah muncul, lumayan untuk bantu2 nyetak pagar coklat.
Setelah berjibaku selama tiga jam, akhirnya selesai. Kirim asisten untuk ngantar (untungnya selebrasinya di restoran dekat rumah) sementara aku mandi dan siap-siap menyusul ke lokasi.
Tanggapannya ternyata tidak mengecewakan. Yang pesan surprise dengan desain black forrestnya, yang nerima juga kaget berat karena nerima dua cake sekaligus. Rasa senang ngliat aksi teman-teman yang heboh masih ditambahi lagi dengan pujian: "Kamu ini talented ya masak-masak." Mamaaa, dengarin Ma ... anakmu sudah bisa bikin kue, ma!
Ini penampakan cheese cakenya. Sengaja yang ditampilkan yang tanpa papan coklat supaya keliatan variasi buahnya (aslinya sih karena tulisannya mencong2, hehehe).
Dan ini penampakan black forrest-nya. Bisa nebak nggak yang mana yang ultah?
Wednesday, March 25, 2009
Cheese Cake with Fruit Topping for Mr. M
Cheese cake yang dibuat dari krimcis gadungan, whipcream, aneka buah dan coklat yang dicetak dengan cetakan arabesque.
Menyenangkan sekali mengerjakan cheese cake ini. Mengapa? Karena diorder dengan cinta, hehehe. Surprise cake untuk sang ayah yang berulang tahun. Dengar2 si sulung bolak balik membuka kulkas, tidak sabar untuk memotong dan mencicipi, sementara ayah tak kunjung pulang.
Selamat ultah ya, semoga suka dengan kuenya.
Paiton, 25 Maret 2009
Saturday, February 28, 2009
Lightning McQueen for Fikri
Pukul 7 malam, HP berdering. Rupanya telpon dari kastamer setia. Birthday cake untuk si jagoan kecil, diambil besoknya pukul 5 sore. Olala, mepet banget! Langsung mutar otak memikirkan bahan-bahan yang tersedia di rumah. Kucoba mempromosikan Triple Chocolate Cheesecake, mumpung barusan bikin dan masih hapal trik-triknya :)) Untunglah si bapak oke saja.
Rencana awal, Triple ini akan dihias ala klasik. Setelah sponge cake & 3 layer chocolate cheese mengeras, bagian atas dibubuhi whipcream dan hiasan coklat. Setelah beres, aku masukkan lagi ke pendingin. Pikirku, besoknya tinggal masang buah strawberry segar, beres.
Menjelang makan siang, telpon berbunyi lagi. Ada perubahan rencana. Hiasan minta dibikin rame, dengan mobil-mobilan kalau bisa, yang cocok untuk acara anak-anak. Langsung mutar otak, apa yang bisa diberdayakan. Cari topper udah nggak mungkin, waktunya nggak ada. Browsing sana sini, akhirnya ketemu foto Lightning McQueen dengan resolusi yang lumayan. OK, cetak, lapisi dengan plastik laminating, beres. Thanks to Paman Google :))
Setengah lima sore, mulai bersibuk-sibuk lagi. Whipcream harus dibongkar sedikit untuk memberi tempat ke hiasan yang baru. Sisa whipcream tadi pagi kuambil dari kulkas. Lha kok sudah jadi keras tapi karena waktunya mepet, dipakai saja. Meracik yang baru mana sempat. Hiks, bentuknya jadi lucu, bentuk kerangnya nggak keliatan blass, menunjuk ke atas kayak Tugu Pahlawan.
Akhirnya selesai juga .... dengan desain yang sama sekali tidak terpikirkan olehku sebelumnya. Inilah enaknya jadi bakul kue, otak terpakai terus untuk berinovasi hehe.
Ada kejadian lucu setelah cake diambil. Si pelanggan ragu-ragu apakah ini edible photo ataukah plastik biasa. Daripada salah, beliau telpon ke hp. Wahh .... itu plastik Pak, jangan dimakan ya. Untunglah beliau bertanya, kalau nggak bisa salah gigit hehe.
Beberapa waktu kemudian aku menerima email yang berjudul "Compliment". Katanya cake-nya enak banget, kayak es krim. Anak-anak berebutan makan sampai piringnya liciiiiin. Duh, bahagianya! Hilang semua ngantuk & capek sisa begadang.
Met ulang tahun ya Dek .....
Paiton, 28 Feb 2009
Rencana awal, Triple ini akan dihias ala klasik. Setelah sponge cake & 3 layer chocolate cheese mengeras, bagian atas dibubuhi whipcream dan hiasan coklat. Setelah beres, aku masukkan lagi ke pendingin. Pikirku, besoknya tinggal masang buah strawberry segar, beres.
Menjelang makan siang, telpon berbunyi lagi. Ada perubahan rencana. Hiasan minta dibikin rame, dengan mobil-mobilan kalau bisa, yang cocok untuk acara anak-anak. Langsung mutar otak, apa yang bisa diberdayakan. Cari topper udah nggak mungkin, waktunya nggak ada. Browsing sana sini, akhirnya ketemu foto Lightning McQueen dengan resolusi yang lumayan. OK, cetak, lapisi dengan plastik laminating, beres. Thanks to Paman Google :))
Setengah lima sore, mulai bersibuk-sibuk lagi. Whipcream harus dibongkar sedikit untuk memberi tempat ke hiasan yang baru. Sisa whipcream tadi pagi kuambil dari kulkas. Lha kok sudah jadi keras tapi karena waktunya mepet, dipakai saja. Meracik yang baru mana sempat. Hiks, bentuknya jadi lucu, bentuk kerangnya nggak keliatan blass, menunjuk ke atas kayak Tugu Pahlawan.
Akhirnya selesai juga .... dengan desain yang sama sekali tidak terpikirkan olehku sebelumnya. Inilah enaknya jadi bakul kue, otak terpakai terus untuk berinovasi hehe.
Beberapa waktu kemudian aku menerima email yang berjudul "Compliment". Katanya cake-nya enak banget, kayak es krim. Anak-anak berebutan makan sampai piringnya liciiiiin. Duh, bahagianya! Hilang semua ngantuk & capek sisa begadang.
Met ulang tahun ya Dek .....
Paiton, 28 Feb 2009
Cheese Cake dalam Mika Oval
Loyang tanpa sambungan adalah investasi yang berharga untuk bakul kue yang produk andalannya adalah cheese cake. Harganya lebih mahal dari loyang biasa tetapi kegunaannya jauh melebihi selisih harganya. Setelah sekian lama menggunakan loyang biasa dengan bungkus aluminium foil, minggu ini aku mencoba menggunakan loyang oval yg biasa disebut cheese mould. Wah, terasa banget pekerjaan jadi dimudahkan. Begitu dibalik, dimasukkan ke mika khusus cheese mould ini, gedenya juga pass dengan ukuran cakenya.
Cake ini dibuat untuk farewell party seorang teman baik. Dua loyang oval cukup untuk menjamu 25 orang (potongnya kecil-kecil). Satu pake olesan blueberry, satunya pake strawberry. Udah nggak pake acara masuk chiller lagi. Semua bilang uenak kecuali 1 orang: suami teman yg punya gawe. Lho, kok bisa? Rupanya doski bueeennnci dengan segala macam keju. Wah, nggak tahu nih soyyiiii. Nggak pake konsultasi ke si suami soalnya. Tapi gpp, 24 lawan 1 masih okelah :))
Paiton, 28 Februari 2009
Untuk pemesanan hubungi:
Shirley
Email: dapur.solia@gmail.com
Flexi: 0335-7646252
* Gratis ongkir untuk wilayah Paiton
Cake ini dibuat untuk farewell party seorang teman baik. Dua loyang oval cukup untuk menjamu 25 orang (potongnya kecil-kecil). Satu pake olesan blueberry, satunya pake strawberry. Udah nggak pake acara masuk chiller lagi. Semua bilang uenak kecuali 1 orang: suami teman yg punya gawe. Lho, kok bisa? Rupanya doski bueeennnci dengan segala macam keju. Wah, nggak tahu nih soyyiiii. Nggak pake konsultasi ke si suami soalnya. Tapi gpp, 24 lawan 1 masih okelah :))
Paiton, 28 Februari 2009
Untuk pemesanan hubungi:
Shirley
Email: dapur.solia@gmail.com
Flexi: 0335-7646252
* Gratis ongkir untuk wilayah Paiton
Friday, February 27, 2009
Cheesecake with Fruit Topping for Ranie
Pelanggan ini menyukai cake yang bertekstur lembut. Untuk ultah ke-2 sang putri tercinta, beliau memesan cake kesukaan keluarga mereka, apalagi kalau bukan cheesecake. Ini fotonya. Karena difoto saat subuh, penerangannya kurang maksimal.
Supaya tidak eneg, hiasan menggunakan ganache dari coklat putih - bukan buttercream. Untuk topping, aku menggunakan buah kiwi, jeruk naval dan strawberry (thanks to the new Giant in the neighbourhood). Hasilnya ... cake yang lembut dengan selingan rasa segar.
Karena susu UHT dengan merk yang biasa kupakai sedang kosong, aku terpaksa menggunakan susu manis rasa vanila. Sempat takut kalau rasa cake menjadi terlalu manis. Saat kutanyakan ke pemesannya, untunglah tanggapannya positif. Anak-anak suka sekali dengan ganachenya sementara si ibu doyan dengan rasa keju dari cake. So .... semua hepi :)
Happy Birthday, Dek Ranie.
Thanks ya, Mas ... moga-moga next time order lagi.
Paiton, 28 Februari 2009
Supaya tidak eneg, hiasan menggunakan ganache dari coklat putih - bukan buttercream. Untuk topping, aku menggunakan buah kiwi, jeruk naval dan strawberry (thanks to the new Giant in the neighbourhood). Hasilnya ... cake yang lembut dengan selingan rasa segar.
Karena susu UHT dengan merk yang biasa kupakai sedang kosong, aku terpaksa menggunakan susu manis rasa vanila. Sempat takut kalau rasa cake menjadi terlalu manis. Saat kutanyakan ke pemesannya, untunglah tanggapannya positif. Anak-anak suka sekali dengan ganachenya sementara si ibu doyan dengan rasa keju dari cake. So .... semua hepi :)
Happy Birthday, Dek Ranie.
Thanks ya, Mas ... moga-moga next time order lagi.
Paiton, 28 Februari 2009
Subscribe to:
Comments (Atom)










