Saturday, January 17, 2009

Cheddar Cheese Cake (with Recipe)

Berbeda dengan Japanese Cheese Cake (JCC), keik ini dibuat dengan krim keju "gadungan" yaitu dari keju cheddar yang dipotong kecil-kecil dicampur dengan mentega dan susu cair. Citarasa kejunya kuat, pasti disukai oleh para cheese lover. Disukai tua dan muda karena teksturnya yang lembut dan tidak beremah. Bisa disajikan secara sederhana dengan selai buah saja, atau dikombinasi dengan fruit topping sesuai selera. (st)

Revisi per 7 Februari 2011: waktu panggang 60 menit berlaku untuk CCC yang diwadahi cup2 aluminium foil (berat 50-70 gram). Jika menggunakan cheese mould bentuk oval, atau loyang bulat, maka tambah waktu panggang menjadi 90 menit. Jika tidak, bagian bawah cake akan terlalu basah.

Cheddar Cheese Cake
Ditulis oleh Shirley

Loyang: 22 cm bulat (untuk adonan) + loyang untuk air rendaman
Waktu memanggang: 60-70 menit, 160 °C, au bain marie

Bahan-bahan:

Bahan I:
200 ml Susu UHT cair (Ultra)
60 gram Butter (Orchid unsalted)
180 gram Cheddar cheese


Bahan II:
30 gram Tepung terigu
25 gram Maizena
3 buah Kuning telur
1-2 sdt Air jeruk

Bahan III:
5 buah Putih telur
120 gram Gula pasir
1/3 sdt Cream of tar-tar

Bahan IV:
1 sdm Selai strawberry (bisa diganti aprikot atau blueberry)
2 sdm Air matang
Strawberry / peach / orange/ kiwi, sesuai selera

Cara membuat:

1. Siapkan loyang 22 cm, olesi dengan mentega, lapisi dengan kertas roti, olesi sekali lagi dengan mentega hingga rata. Lapisi bagian luar loyang dengan aluminium foil, pastikan loyang kedap air. Siapkan loyang untuk air rendaman, isi dengan air sampai 1/4-nya (saat memanggang ketinggian air tidak boleh melebihi 1/3 tinggi loyang adonan).

2. Campur mentega, susu cair, dan keju cheddar yang sudah dipotong2 kecil (Bahan I) -- Shirley's note: diparut aja -- dalam panci kecil, lalu letakkan di panci tim yang sudah berisi air panas agak banyak. Tutup panci tim dengan lap bersih yang kering. Nyalakan api selama 2-3 menit, lalu matikan api. Biarkan panci tertutup selama 5 menit. Buka panci, aduk-aduk adonan krim hingga rata.


3. Dalam keadaan krim masih hangat, ayak terigu dan maizena (Bahan II) ke dalamnya. Aduk hingga rata. Masukkan kuning telur. Masukkan air jeruk. Pastikan semua bahan menyatu.

4. Masukkan loyang berisi air ke oven, nyalakan oven dengan suhu 160 °C. Jika Anda menggunakan otang dan tidak punya termometer (seperti saya), nyalakan api kecil saja, asal api birunya menyentuh dasar oven.

5. Kocok putih telur, gula pasir dan cream of tar tar hingga 'soft peak' saja (jangan sampai terlalu kaku lho). Masukkan kocokan ini ke adonan. Aduk hingga rata benar. Tuang adonan ke dalam loyang.

6. Cek loyang apakah sudah cukup hangat. Air rendaman tidak perlu sampai mendidih / bergolak, cukup sampai ada gelembung2 kecil di dasar loyang. Letakkan adonan loyang di atasnya. Penampilan pemanggangan dengan cara au bain marie kira-kira begini.

7. Panggang selama 80 menit (note: revised per Feb 2011). Tes dengan tusuk gigi. Jika masih kurang matang, bisa ditambahkan 5-10 menit lagi. Saat matang, permukaan cheese cake tetap kuning (tidak coklat) dan ada semu keemasan.

8. Dalam keadaan hangat, langsung balik adonan. Supaya tidak lengket, gunakan selembar serbet kering untuk membalik. Pelan-pelan ya, karena cheese cake ini lembuuut sekali.

9. Penyelesaian: hangatkan selai aprikot dengan air matang di atas kompor (asal hangat dan bisa diaduk). Olesi permukaan cheese cake dengan selai, hias dengan buah-buahan, krim kocok, atau hiasan lain sesuai selera.
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...