Showing posts with label Bread. Show all posts
Showing posts with label Bread. Show all posts

Friday, March 22, 2013

Roti Tawar Coklat / Chocolate Bread (dengan Bread Maker)

Ketika dapat warisan breadmaker, bawaannya heboh. Senang tapi bingung. Senang karena punya breadmaker yang pastinya bikin urusan mengadon roti lebih ringan, bingung nyari resepnya ke mana. Untungnya ketika browsing, nemu manual book-nya Kenwood BM 200 (yaitu tipe BM yang aku punya) lengkap dengan resep-resepnya.
Chocolate Bread Loaf / Roti Tawar Coklat

Salah satu resep yang sudah aku praktekkan adalah resep roti tawar coklat (manual halaman 26). Dari hasil ngutak-atik, baru tahu kalau aku mencet menu no 1,  roti yang dihasilkan akan berbentuk kotak yang rapi dan teksturnya padat, sementara kalau aku mencet menu no 2, roti yang dihasilkan akan lebih besar / montok dan yang lebih empuk. Mana yang enak? Dua-duanya enak kalau menurutku hehe.

Bagi yang pakai BM yang sama denganku, silakan ikut mencoba resep roti tawar coklat tanpa capek ini. (st)

ROTI TAWAR COKLAT
:: Sumber: Buku Manual Kenwood BM 200

Chocolate Bread Loaf / Roti Tawar Coklat

Bahan2:
1 buah  Telur utuh, masukkan ke gelas ukur lalu
-- tambahkan air putih sampai mencapai jumlah 225 ml
100 ml  Susu semi-skimmed (saya pakai susu UHT)
450 gr  Tepung terigu protein tinggi
3 sdt  (=15 gr) Bubuk coklat
1½ sdt  (=7,5 gr) Garam
40 gr  Gula pasir
25 gr  Butter / mentega
7,5 gr  Ragi instan
75 gr  Choco chip atau 70% cocoa -- dicincang kasar 

Cara Membuat:
1) Tuang cairan telur + air ke dalam wadah roti BM. Tambahkan susu cair.
2) Ayak terigu + bubuk coklat, sebarkan di atas adonan cair di dalam wadah roti BM.
3) Letakkan garam di salah sudut (anggap namanya sudut 1), gula di sudut yang lain (sudut 2), dan butter di sudut lain lagi (sudut 3). Gali sedikit lubang di bagian tengah -- tapi jangan sampai menembus ke cairan di bagian bawah -- dan letakkan ragi instan. 
4) Tekan menu nomor 2 (White - Large)

Chocolate Bread Loaf / Roti Tawar Coklat

5) Masukkan coklat cincang saat mesin BM sudah mengeluarkan bunyi (saat proses kneading / mengadon).
6) Biarkan hingga roti matang (sekitar 3 jam).
7) Saat mesin sudah berhenti, keluarkan wadah roti, lepas sisi2 roti dengan bantuan spatula, balik wadah untuk mengeluarkan rotinya.  Sobek-sobek saat hangat atau jika ingin diris2, biarkan agak dingin dulu supaya irisannya rapi.
Chocolate Bread Loaf / Roti Tawar Coklat

Catatan: 
- Mesin breadmaker sudah didesain untuk mengaduk masing-masing bahan. Jadi ikuti prinsip ini: cairan paling bawah -- tepung masuk berikutnya -- garam / gula / butter -- terakhir ragi instan. Jangan dibalik-balik dan nggak usah berinisiatif untuk mengadon pakai tangan / mixer sebelum masuk ke BM. Dijamin nggak jadi.
- Roti yang dihasilkan dengan metode di atas akan memiliki lubang di bagian bawah. Lubang ini disebabkan adanya pisau pengaduk bawaan mesin. 

Chocolate Bread Loaf / Roti Tawar Coklat 
Jika menginginkan roti yang berbentuk utuh, gunakan BM hanya untuk membuat adonan (ubah menunya menjadi menu nomor 9 -- "Dough"), masukkan ke loyang roti tawar lalu panggang di oven seperti biasa (panas 180 derajat).

Enjoy your bread!

Paiton, 22 Maret 2013

Sunday, November 6, 2011

Who Doesn't Love Pizza?

The expression of this boy made me laugh. Hard. And honored at the same time (since he was holding Dapur Solia mini pizza).
Mbak Dian Eka, salam buat sang jagoan yaaa.

Paiton, 6 April 2011

Friday, May 21, 2010

Oreo Bun & Caterpillar Bread - Menggunakan Tepung K2

Pas membahas roti manis di milis, iseng aku bercerita ketika Naomi mengikuti kursus roti manis (for kids, programnya TBK Arvian) instrukturnya menggunakan tepung K2. Hasilnya enak banget, empuk dan serat rotinya halus. Padahal roti-roti itu ketika mentahnya diuwel2 oleh anak2 (pas rounding dan pemberian topping) tapi tetap bisa mengembang dengan baik.

Waktu aku coba sendiri di rumah, hasilnya nggak kalah enak. Cuman karena penampilannya coklat banget (salahku adalah memanggang roti menggunakan rak oven yang paling atas) aku jadi enggan bikin dokumentasinya. Naomi dan hubby langsung habis beberapa bulatan nggak lama setelah roti2 ini keluar dari oven. Pas aku bawa ke kantor, dalam hitungan menit roti2 ini langsung habis diserbu. Mungkin selain karena enak juga karena laper kali yee, hehe.

Nia Radin Cake menimpali kalau dia barusan ditawarin beli tepung roti (bukan panir tapi tepung protein tinggi untuk membuat roti) tapi minimum pembelian 25 kgs. Ramai2lah teman2 di Jakarta mengorder tepung roti ini. Sukses ya temans, hayuk rame2 bikin roti manis yang enak.

Sesuai janjiku, aku sharing resep roti manis yang menggunakan tepung K2. Bahan dasar rotinya sama, cuman bentuk dan toppingnya dibedakan jadi dua variasi. Sekali lagi maaf nggak ada fotonya. Maybe next time aku tambahkan. (st)

Catatan
per 7 Juli 2010: udah aku kasih fotonya ya. Maap rada nggak mulus, kesalahan pada yang bikin bukan pada tepungnya :)

OREO BUN & CATERPILLAR BREAD

:: Sumber: Kursus Arvian by Gary ::



Bahan2 roti:

1 kg Tepung terigu K2
225 gram Gula pasir
5 gram Bread improver (aku pake Baker's Bonus)
10 gram Bread emulsifier (Ibis Blue, tapi kemarin aku skip)
20 gram Ragi instan
50 gram Susu full cream bubuk
15 gram Garam
200 ml Susu cair (aku pakai Ultra)
100 gram Kuning telur (± dari 6 butir telur uk kecil)
350 ml Air es (biasanya kebanyakan)
100 gram Margarin
100 gram Butter

Bahan2 Filling & Topping:
(a) Untuk Oreo Bun
Chocolate stick couverture (aku pake Tulip)
Buttercream / coklat pasta
Oreo bubuk

(b) Untuk Caterpilar Bread
Susu evaporated (bisa diganti kocokan telur)
Tuna kaleng
Mayonaise
Abon
Coklat chip bentuk mata (bisa pake chocolate chip putih, diberi totolan DCC cair)
Ganache / DCC cair - untuk membuat garis bibir

Cara Membuat:

1) Campur adonan kering (terigu, gula pasir, bread improver, bread emulsifier, ragi instant, susu bubuk) hingga rata
2) Tambahkan susu cair, kuning telur, air es (secukupnya dulu, jangan langsung dituang semua).
3) Mixer sehingga 1/2 kalis
4) Masukan lemak dan garam
5) Mixer hingga kalis, ditandai dengan adonan sudah tercampur benar, jika diambil sedikit dan dibentangkan maka adonan akan seperti selaput / membran yang tidak putus.
6) Istirahatkan adonan sebentar saja (5 menit)
7) Potong dan bulatkan adonan
- oreo bun: 50 gram
- caterpillar bread: 25 gr x 3 buah

8) Beri isian
8a) Oreo bun
- Ambil adonan, isi dengan chocolate stick (kalau terlalu panjang 1 stick bisa dipatahkan jadi 2), bentuk bulat atau oval.
8b) Caterpillar bread
- Ambil adonan kemudian isi dengan tuna kalengan, bulatkan
- Rapatkan 3 buah bulatan
- Olesi atasnya dengan susu evaporated atau kocokan telur

9) Letakkan roti di atas loyang, biarkan mengembang sampai berukuran 2x lipat (kira2 45-60 menit, bergantung pada cuaca, suhu ruangan dan kelembaban). Proses ini disebut proofing.

10) Panaskan oven hingga stabil di suhu 180 °C. Panggang roti hingga berwarna coklat keemasan, kurang lebih 15 menit. Dinginkan di rak kawat.

11) Penyelesaian:
11a) Oreo Bun
- poles bagian atas dengan buttercream atau coklat pasta
- gulingkan ke atas oreo yang sudah dihaluskan

11b) Caterpillar Bread
- poles bagian atas roti dengan mayonaise
- taburi abon
- pasang mata
- beri garis mulut

Tips & tricks:
- Sering sekali aku mendapatkan pertanyaan 'bolehkah bread improver / bread emulsifier' diskip. Jawabnya boleh, tapi tentu saja ada konsekuensinya terhadap kelembutan serat roti.
- Bahan2 di atas boleh disubstitusi dengan bahan yang termasuk dalam kelompok bahan yang sama. Semisal terigu K2 mau diganti Cakra, butter mau diganti dengan 100% margarin, air es diganti air susu, isian tuna kalengan diganti dengan sosis, daging asap, filling coklat couverture diganti compound atau malahan diganti dengan keju parut + SKM. Yang penting diganti dengan bahan2 yang memiliki kesamaan karakteristik, yang cair diganti cair, yang padat diganti padat. Hasil akhir dan rasa akan beda, tetapi rotinya tetap jadi.
- Penggunaan air. Biasakan menyisakan 50-100 ml air, jangan langsung dituang semua. Tingkat kekeringan terigu berbeda2, semakin lembab penggunaan air juga semakin sedikit.
- Adonan harus kalis baru boleh dirounding. Jika belum kalis, dijamin adonan tidak akan mengembang, lengket dan roti akan keras.
- Menurut instrukturnya Naomi, jika kita menggunakan tepung K2 maka garam bisa langsung dimasukkan bersama2 dengan bahan kering. Di resep di atas aku tetap memisahkan garam, karena umumnya ragi tidak tahan jika dipertemukan dengan garam -- bakal mati.
- Untuk mempercepat proofing, kita bisa menggunakan proofer. Karena tidak punya proofing machine, aku mengakalinya dengan meletakkan air panas dalam loyang (seperti au bain marie) di dasar oven gasku, lalu loyang berisi roti di rak no. 1 & 2, tutup oven supaya uap air dan panas tidak lolos. Air yang aku pakai bukan mendidih (ragi mati di suhu 40 °C), hanya air panas dari water heater.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...