Showing posts with label Snack. Show all posts
Showing posts with label Snack. Show all posts

Saturday, December 5, 2015

Kanom Look Choup alias Buah Mini Thailand (with recipe)

Kanom Look Choup
Kanom Look Choup, atau bisa disingkat Look Choup saja
Cemilan ini sempat happening banget beberapa tahun yang lalu. Sampai-sampai, banyak orang memutuskan untuk mengikuti kursus supaya bisa membuatnya sendiri di rumah. Bagi yang suka makan kue ku, onde-onde atau pia kacang ijo, kemungkinan akan suka juga dengan makanan ini karena menggunakan bahan dasar yang sama yaitu kacang hijau / kacang ijo kupas.

Ketika pertama kali membuat ini, kebetulan blender sedang rusak. Asistenku yang kreatif berusaha menghaluskan kacang ijo dengan cara .... diulek! Percayalah ketika kukatakan bahwa look choup yang dibuat dengan cara diulek itu tidak enak rasanya. Sudah terbukti. Kedua kalinya bikin, kacang ijonya diselep, alias dihaluskan dengan mesin. Cara ini juga ribet karena harus ke pasar dulu untuk cari tukang selep, lalu setelahnya kacang ijo harus direbus sampai lunak dan matang, baru bisa dipadukan dengan bahan yang lain.

Cara ketiga, dan cara yang benar, tentu saja dengan menggunakan blender. Ketika pakai blender, tentu saja memasak adonannya menjadi mudah dan menyenangkan. Apalagi setelah wajan teflon mini kami diganti dengan wajan teflon yang lebih besar, manuver sutil saat memasak juga jadi lebih bebas. Namun tetap ingat untuk melakukan langkah persiapan ya, yaitu merendam dan mengukus kacang ijo sebelum diolah lebih lanjut.

Resep yang saya pakai ini adalah hasil utak-atik dari beberapa resep yang ada di internet, termasuk di antaranya resep NCC. Setiap resep tentu saja mencantumkan takaran yang berbeda-beda sesuai dengan selera penulis resepnya. Namun setelah berkali-kali mencoba saya sampai pada kesimpulan cemilan ini cukup mudah, yang penting perbandingan antara kacang ijo, gula pasir dan santannya seimbang. Mencari keseimbangan ini bisa dilakukan dengan mencicipi rasa adonan saat adonan diolah di atas wajan. Penambahan esens dan minyak serta variasi jumlah cairan tidak terlalu berpengaruh karena tujuannya hanyalah agar adonan menjadi kalis dan licin serta mudah dibentuk (pliable). Jangan kuatir salah, karena adonannya pemaaf banget kok.

Ketika melakukan pembentukan, sebaiknya dilakukan secara cepat dan dijauhkan dari kipas angin. Alasannya supaya adonan tidak cepat kering dan retak. Selain itu cemilan ini menggunakan bahan santan, yang tentunya punya umur pendek saja, apalagi jika tidak disimpan di dalam kulkas.

Lalu soal pewarnaan. Adonan ini paling baik diwarnai dengan pewarna cair. Jika ingin warna yang pekat dan solid, celupkan adonan ke dalam mangkok kecil berisi pewarna atau sapu dengan kuas ukuran besar. Jika ingin warna yang agak tipis, gunakan kuas yang sudah dicelupkan pewarna lalu tepuk-tepukkan ringan ke adonan. Gunakan kuas ukuran kecil atau tusuk gigi untuk menggambar detil, seperti bagian samping belimbing atau bintik hitam pada semangka.

Orang bilang, tak kenal maka tak sayang. Aku bilang, kalau tidak dicoba maka selamanya akan penasaran. Jadi, silakan mencoba!

KANOM LOOK CHOUP
By: Dapur Solia

Kanom Look Choup
Bahan-bahan:
350 gram  Kacang ijo kupas, rendam selama 3-6 jam, lalu tiriskan dan kukus selama 20 menit atau hingga matang
320 gram  Gula pasir (aku kurang suka manis, jika ingin lebih manis bisa ditambah lagi gulanya)
400 ml  Santan matang kental (bisa pakai santan instan atau membuat sendiri)
6 sdm  Minyak sayur
½ sdt  Vanili bubuk atau pasta vanila cair

Untuk bahan celup:
400 ml  Air
1 bungkus (= 7 gram)  Agar-agar putih bubuk
50 gram (± 2 sdm) Gula pasir

Untuk menghias:
Pewarna sesuai selera (merah, jingga, kuning, hijau, ungu)
Air matang sedikit untuk mengencerkan pewarna (jika perlu)
Batang cabe besar / daun pandan yang dipotong kecil-kecil (untuk hiasan batang, opsional saja)

Alat:
Blender
Wajan teflon (pakai teflon supaya adonan tidak mudah lengket)
Sutil/ sendok kayu
Tusuk sate/ tusuk gigi yang bersih
Wadah kecil-kecil untuk menampung pewarna
Kuas besar dan kecil (bisa pakai kuas yang dipakai untuk memoles kue kering)
Styrofoam untuk menancapkan tusukgigi

Cara membuat:
- Blender kacang ijo kupas matang bersama santan. Hasilnya mirip seperti bubur yang encer
- Masak adonan encer ini bersama gula pasir hingga airnya menguap. Masukkan minyak sayur dan vanila. Aduk lagi sampai menjadi adonan yang licin dan kalis serta bisa dibentuk (± selama 20 menit dengan api sedang/ kecil). Dinginkan adonan.

Kanom Look Choup
Adonan yang dimasak dengan teknik yang benar jadinya akan "penurut" dan mudah dibentuk

- Bentuk adonan menjadi aneka buah dan sayuran mini (jeruk, manggis, apel, belimbing, semangka, strawberry, pisang, terong, wortel, cabai dsb). Tusuk dengan tusuk gigi, lalu tancapkan di styrofoam. Lanjutkan hingga adonan habis.
- Warnai adonan kacang ijo (hanya di bagian luarnya saja) dengan cara dicelupkan atau disapu dengan kuas yang sudah diberi pewarna. Beri detil sesuai kebutuhan.
Kanom Look Choup
- Buat cairan pencelup: masak air, agar-agar bubuk dan gula hingga mendidih. Jika nantinya adonan sudah menjadi terlalu kental, bisa dihangatkan kembali (cukup sampai hangat, tidak perlu dididihkan lagi)
- Celupkan buah mini yang sudah diwarnai ke adonan agar, tiriskan kelebihan agar-agar, keringkan di atas styrofoam. Jika dirasa perlu, bisa diulangi 2-3 x.
- Cabut dari tusuk sate, siap dikemas.
Hasil jadi: 40-50 buah, tergantung besar buah mini yang dibuat

Kanom look choup, atau disingkat look choup saja. Banyak juga yang menamai buah mini imitasi atau buah mini Thailand. Cemilan berbahan kacang hijau ini sangat populer karena bentuknya unik dan rasanya pun enak. Sayangnya karena bahan dasarnya mengandung s

Paiton, 5 Desember 2015

Saturday, August 1, 2015

Jajan Baki

Ini contoh jajan baki produksi Dapur Solia. Kali ini isiannya adalah:
- brownies mini
- sosis solo
- mini tuna pie
- mini fruit pie
- bolu gulung mini
- puding pelangi
- soes vla
- soes cokelat / eclair
- soes maker
- cake potong pandan keju

Kali lain Dapur Solia membuat poffertjes, risoles, pastel, kroket, puding tape ketan, kue tok, black forest mini, dll.

Jajan Baki  

Bu Anggun, terima kasih atas pesanannya. Semoga berkenan.

Paiton, 31 Juli 2015

Tuesday, April 21, 2015

Banana Bread Pudding (with recipe)

Menurutku orang mengalami baking blues karena lelah mental dikejar-kejar target. Entah karena orderan lagi bejibun, ada hal lain yang menuntut banyak perhatian, atau ada aktivitas baru yang lebih menarik. Adakalanya baking menarik, ada kalanya aktivitas sekunder, lain waktu mending di-outsourcing-kan saja alias beli hehe.

Tidak ada yang salah dengan perubahan, itu semua bagian dari hidup 
Tidak ada yang salah dengan perubahan, itu semua bagian dari hidup.

Socmed mendokumentasikan makin banyaknya kegiatan kegemaran (hobi) yang dieksplor orang. Menjahit, berkebun, belajar bahasa asing, diet sehat, yoga, menulis, fotografi, you name it. Berbahagialah kita yang diberi kesempatan untuk mengerjakan hobi, karena itu menandakan Tuhan sudah mencukupkan kebutuhan dasar kita.


Minggu lalu aku mampir ke Toko Togasmas Probolinggo, sepulang dari mengantarkan orderan. Dua bulan ini aku rajin lihat-lihat buku seri KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) karena ternyata Naomi suka membaca buku-buku jenis ini. Tahun lalu aku membelikan buku Heidy dan Toto Chan buat dia ternyata dia nggak selesai membacanya. Mungkin terlalu berat buat Naomi karena kedua buku ini minim gambar. Terus terang aku membandingkan dengan diriku sendiri yang sudah mulai merambah buku novel di usia 9 tahun karena sudah kehabisan bacaan komik (Naomi sekarang 10 tahun). Makanya begitu tahu ada genre buku yang disukainya, aku berusaha mendukung dengan membeli buku-buku KKPK ini sedikit demi sedikit. Stamina membaca menurutku adalah salah satu life skill yang harus dimiliki seorang anak jika ia mau berkarya melampaui "kotaknya".

Nah di toko itulah aku menemukan buku resep tulisan Mbak Wulan Sucipto dan Mbak Ike K. Hermawan, dua rekan foodie blogger, yang judulnya Snack Arisan dan Piknik ini. Langsung kepincut dengan resep bread pudding. Beruntung sebagai bakul kue, bahan-bahan standar selalu tersedia di rumah. Selesai makan malam saat keluarga asyik bersantai-santai, aku mengeksekusi resep ini. Hasilnya? Cemilan yang enakkkkk sekali. Hmmm, boleh diulangi dan diulangi lagi kayaknya. Manisnya sedang saja, sesuai dengan selera kami sekeluarga, roti, cairan susu, roti dan kayu manisnya terpadu sempurna. Enak dimakan hangat maupun dingin setelah dimasukkan kulkas.

Ada kebahagiaan tersendiri bisa kembali baking yang tujuannya semata-mata hanya memanjakan lidah keluarga dan diri sendiri tanpa dibayang-bayangi target orderan. I love baking! (st)

BANANA BREAD PUDDING
Resep: Wulan Sucipto dan Ike K. Hermawan



Bahan-bahan:
4 lembar Roti tawar, potong masing-masing 4 bagian
1 buah  Pisang raja/ ambon, potong2 (aku pakai cavendish)
2 butir  Telur ayam utuh
200 ml  Susu cair (aku pakai Ultra plain)
50 ml  Krim Kental (thickened cream, aku pakai Rich non dairy)
¼ sdt  Kayu manis bubuk (sebaiknya yang baru ditumbuk supaya aromanya kuat)
50 gr  Gula pasir (Gulaku)
Sultana / kismis secukupnya (aku pakai sultana, bentuknya sama-sama bulat hitam tapi lebih kecil dan lebih manis)
Mentega secukupnya untuk polesan

Cara Membuat:
1) Panaskan oven 180 °C. -- Shirley: saranku oven dinyalakan setelah step 5 saja, karena bread pudding ini harus dibiarkan agak lama supaya seluruh cairannya diserap roti.
Olesi pinggan uk. 28 cm x 20 cm x 3 cm (atau pakai ramekin, bisa 5-6 buah tergantung ukuran dan bentuk) dengan mentega hingga rata. Sisihkan.
 2) Letakkan ½ jumlah potongan roti di dasar pinggan / ramekin. Susun ½ jumlah potongan pisang di atasnya dan taburi dengan sultana. 
3) Tutup dengan ½ jumlah potongan roti lagi. Susun sisa pisang dan taburi dengan sultana secukupnya. Sisihkan.
4) Mikser telur hingga mengembang. Masukkan susu, krim kental, kayu manis dan gula pasir, kocok rata selama 5 menit. Gunakan kecepatan tinggi saat mengocok adonan.
5) Tuang adonan ke dalam pinggan / ramekin berisi roti. Biarkan selama 15 menit di suhu ruangan sehingga semua cairan meresap ke dalam roti.
6) Panggang selama 30-45 menit di api 180 °C hingga matang dan permukaannya berwarna kecokelatan. Angkat. Sajikan hangat atau dingin.

Tips and Trick:
- Diamkan adonan + puding selama minimal 15 menit, jangan kurang, supaya rotinya menjadi benar-benar moist sebelum masuk oven.
- Setelah dipanggang adonan akan naik cukup tinggi. Supaya tidak meluber, sisakan sedikit ruang di bagian atas pinggan / ramekin.
- Jika suka aroma kayu manis yang kuat, setelah step 5 bisa ditambahkan kayumanis yang diayak di atas puding roti.
- Isian puding roti ini bisa bervariasi: durian, kelapa muda, choco chip, almond slice. Sesuaikan dengan selera.

Selamat mencoba. To Mbak Wulan and Mbak Ike, thanks for sharing your knowledge.

Paiton, 21 April 2015

Sunday, January 26, 2014

Jajan Baki

Jajan baki ini terutama praktis untuk dihidangkan di acara arisan / pengajian / doa lingkungan yang akrab dan rileks. Satu tempat sudah berisi beberapa macam.

Senangnya bikin jajan baki ini bisa sekalian menyediakan cemilan untuk Naomi. Seperti bapak dan mamaknya, Naomi suka jajan yang gurih. Eh, soes vla dan brownies panggang mini dia juga suka, ding. Saat jajan yang imut dan lucu ini siap ditata, dia duduk manis sambil menunggu. Biasanya sih dia nanya, browniesnya ada sisa? Mama pakai berapa? Kalau misalnya dibilang butuh 15, dia dengan cepat langsung menghitung kelebihannya dan menunjuk, "ini boleh dimakan?" Hihi.

Jajan Baki

Yang terharu kalau kebetulan jajan yang disiapkan jumlahnya ngepas sementara dia suka dan sedang pengen makan. Kayak waktu nyiapan jajan baki di foto di atas, dia bolak-balik ngecek dan ngomong: "Aku pengen sosis solo. Nggak ada sisanya?" Padahal sebelumnya dia sudah makan tiga! Kalau sudah ngebet banget begitu, kudu diberi pengertian sambil dijanjikan keesokan harinya akan dibikinkan. Untung Naomi ini memang dasarnya kooperatif, dikasih tahu begitu bisa menerima *love you full ya boru hasian*

Buat yang pesan, terima kasih buat orderannya ya.

Paiton, 26 Januari 2014


Thursday, December 12, 2013

Soes Isi Vla (with recipe)

Soes Vla

Siapa yang tidak kenal kue sus? Mungkin ada saja tapi juarangggg (pakai 'g' yang banyak). Entah di pesta kampung atau di bakery hotel berbintang, yang namanya soes ini sudah biasa mondar-mandir dengan berbagai variasinya. Kalau kelaparan pas di Bandara Soeta Cengkareng, siapa yang nggak suka ngemil Beard Papa's? Huhuhu, rasanya wenakkk, meski ngantrinya panjang dan bikin tambah laper, tetap aja dibela-belain.

Resep soes yang aku share kali ini aku ambil dari bukunya NCC. Karena pengen cangkang yang kokoh kayak soes jadul, jumlah telur aku modif dari 4 jadi 3 (sama dengan 150 gram), bahan yang lain tetap. Hasilnya oke, kokoh seperti yang aku bayangkan.

Untuk fillingnya, selain resep original NCC, aku juga mencantumkan resep vla vanilla kreasi Sedap yang menggunakan whipcream. Resep ini aku temukan di blognya Mbak Lisa Donna (thanks for sharing ya Mbak). Aku juga diizinkan Mbak Mimi Itul untuk menulis filling vla andalan yang biasa dia gunakan dan jadi favorit pelanggan-pelanggannya. Suwun yo Mi. Semoga dengan adanya alternatif ini teman-teman bisa memilih mana yang paling cocok dengan selera pribadi masing-masing.

OK silakan dicoba. (st)

SOES ISI VLA
:: Resep: Fatmah Bahalwan ::

Soes Vla  

Bahan:
225 ml  Air
100 gr  Margarin
1 sdm  Gula pasir
125 gr  Tepung terigu protein tinggi
150 gr Telur utuh (resep aslinya minta 4, aku pake cuma 3)

Cara membuat:
Kulit:  
1) Rebus air, margarin dan gula hingga mendidih.
2) Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga kalis (halus dan tidak lengket). Angkat dan dinginkan.
3) Setelah dingin, masukkan telur satu per satu sambil dikocok dengan hand mixer hingga kental dan rata.
4) Semprotkan adonan ke atas loyang kue kering yang telah diolesi margarin. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan dengan suhu tinggi (200 °C) hingga mengembang, kokoh, dan tidak berbuih lagi. Catatan: Jangan buka oven selama proses pemanggangan untuk mencegah adonan kolaps.
5) Angkat dan sisihkan. Setelah dingin, gunting sedikit di salah satu sisi untuk tempat memasukkan vla.

(A) Vla ala NCC
Bahan:
700 ml  Susu cair
150 gr  Gula pasir
50 gr  Tepung maizena
¼ sdt  Garam
2 buah  Kuning telur
1 sdm  Mentega
Optional: rhum secukupnya (bila suka)

Cara Membuat:
1) Larutkan tepung maizena dengan sebagian kecil susu. Kocok sebentar kuning telur di wadah terpisah, larutkan dengan sedikit susu, satukan dengan larutan maizena. Sisihkan.
2) Rebus sisa susu dan gula hingga mendidih, tuang campuran tepung maizena-kuning telur, didihkan sekali lagi hingga meletu-letup dan matang. Matikan api. Tambahkan mentega (dan rhum), aduk rata.
3) Masukkan vla ke dalam plastik segitiga. Siap digunakan sebagai isian soes.

(B) Vanilla Cream ala Sedap
(dari Buku Kreatif Pastry Lezat dan Lengkap / Lisa Donna)

Bahan:
250 ml  Susu cair
75 gr  Gula pasir
3 sdm  Tepung maizena
1/8 sdt  Garam
2 butir  Kuning telur
1 batang Vanilla pod, keruk isinya
300 gr  Whipped cream cair (atau 100 gr whipped cream bubuk + 200 ml air es), kocok sampai soft peak

Cara Membuat: 
1) Vanilla krim: campur kuning telur dengan maizena, tambahkan sedikit susu cair (± 6 sdm), aduk rata sampai tercampur semuanya. Sisihkan.
2) Rebus susu bersama gula dan garam sambil diaduk. Jaga jangan sampai mendidih. Masukkan campuran kuning telur, aduk rata. Masak sampai meletup-letup. Masukkan vanilla bean, aduk rata. Matikan api. Dinginkan vla sambil sesekali diaduk agar tidak berkulit.
3) Tambahkan whipped sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Dinginkan.

(C) Vla ala Mimi Itul
Bahan:
100 gr Gula pasir
20 gr  Terigu
15 gr  Maizena
400 ml  Susu cair
1 buah  Kuning telur
1 sdt  Vanila pasta atau rhum bakar (optional)
2 sdm Butter / mentega

Cara Membuat:
1) Aduk semua kecuali butter, masak sampai kekentalan yang diinginkan. Setelah meletup-letup, angkat dari api, masukkan butter, aduk rata.
2) Dinginkan di kulkas. Kalau ingin rasanya lebih enak bisa dimasukkan ke kulkas tetapi tekstur akan lebih padat. Bisa langsung dipakai.

Soes Vla

Paiton, 12 Desember 2013

Thursday, December 5, 2013

Jajan Baki

Jajan baki tetap jadi favorit kastamer Dapur Solia.

Jajan Baki

Untuk price list silakan kirim pesan di whatsapp atau bb. Minimal order dua baki ya. 

Paiton, 5 Desember 2013

Saturday, October 5, 2013

Jajan Baki

Jajanan ini dipesan untuk acara pengajian. Ada poffertjes, sosis solo, kroket mini, kue ku, bolu gulung.

Jajan Baki 

Satu baki isi 34-35 buah jajanan ukuran mini. Tertarik? Khusus pelanggan di Paiton, Probolinggo dan sekitarnya ya.

Paiton, 5 Oktober 2013

Thursday, August 29, 2013

Bolkus Mingkem a.k.a. Bolu Kukus Hias alias Decorated Steamed Cupcake (with Recipe)

Judulnya panjang amat yakk, hihihi.

Beberapa bulan yang lalu Dapur Solia diundang talk show di sebuah radio FM di Surabaya. Di pertanyaan terakhir, si pewawancara bertanya, "Menurut Anda apa trend kuliner setelah ini, setelah rainbow cake?" Saat itu aku spontan menjawab, "Bolu kukus mingkem." Di luar dugaanku, ternyata apam dot-dot atau bolkus mingkem ini sekarang benar-benar booming, thanks to Mbak Benecdita Nanik. Tiap minggu aku melihat foto kreasi bolkum mingkem diunggah ke macam-macam social media. Motifnya juga makin lama makin kreatif.

Di percobaan kali ini aku mencoba dua motif: angry birds dan minion. Yang lumayan adalah yang motif angry bird, itu pun hidungnya kok menghilang, makanya aku kasih hidung "palsu" hehe.

Bolkus Mingkem - Angry Birds

Yang minion nge-domenya oke, tapi minionnya kayak habis akting di Zombieland! Gara-garanya aku iseng nyoba bikin garis hitamnya pakai sisa royal icing. Ketika mentah hasilnya bagus dan rapi, begitu dikukus RI-nya ambles atau mblobor (melebar).  Jadi ingak-ingak saudara2, jangan dihias pake royal icing ya (kecuali mungkin kalau bolkusnya sudah matang dan dingin).

Bolkus Mingkem - (Imperfect) Minion

Rasa bolkus mingkem ini mirip dengan rasa bolu kukus yang biasa kita makan waktu kecil namun lebih mewah dengan hadirnya isian selai. Buat yang mau nyoba, ikuti juga tips dan triknya. Dijamin bolu kukusnya tidak akan mekrok alias pecah. (st)

BOLU KUKUS MINGKEM
:: Resep asli: Majalah Rasa / Ain Rusli
:: Modif by Benecdita Nanik

Bahan-bahan:
140 gram  Tepung terigu protein sedang
1 sdt  Baking powder, diayak bersama terigu
110 gram  Gula halus
75 ml  Susu segar atau susu cair dingin (baru keluar dari kulkas)
2 butir  Telur utuh (boleh dingin boleh tidak)
1 sdt (peres) Emulsifier
1/2 sdt Perisa vanilla
Selai cair untuk filling (merk Paletta atau sejenisnya)
Aneka pewarna secukupnya (sesuai keperluan)
Optional: sketsa karakter yang akan dibuat

Cara Membuat:
Metode 1 (ala Ain Rusli)
1) Kocok telur dan gula halus hingga mengembang. Kemudian masukkan terigu dan baking powder yang telah diayak, berselang-seling dengan susu cair. Masukkan emulsifier dan perisa vanilla. Kocok hingga kental dan berjejak.
2) Bagi adonan menjadi beberapa bagian, beri pewarna ke masing-masing bagian. Masukkan masing2 warna ke plastik segitiga (piping bag).
3) Semprotkan adonan ke cup hingga memenuhi 1/2 cup, beri filling dengan cara dispuit melingkar seperti obat nyamuk, tuangkan lagi adonan yang sama hingga cupnya hampir penuh. Beri hiasan sesuai desain yang diinginkan.
4) Kukus selama 10-15 menit hingga matang.

Metode 2 (ala Benecdita Nanik)
1) Kocok semua bahan menjadi 1, kocok dengan kecepatan rendah (speed 1) selama 6 menit.
2) Bagi adonan menjadi beberapa bagian, beri pewarna ke masing-masing bagian. Masukkan masing2 warna ke plastik segitiga (piping bag).
3) Semprotkan adonan ke cup hingga memenuhi 1/2 cup, beri filling dengan cara dispuit melingkar seperti obat nyamuk, tuangkan lagi adonan yang sama hingga cupnya hampir penuh. Beri hiasan sesuai desain yang diinginkan.
4) Kukus selama 12 + 5 menit (lihat tips).
Hasil jadi: 11 - 12 buah cupcase mini

Tips dan Trik:
- Isi cup hingga penuh untuk menghasilkan permukaan bolkus yang nge-dome
- Nyalakan api saat kita sudah 3/4 selesai menghias
- Untuk awal, gunakan api besar. Setelah adonan masuk kukusan, kecilkan menggunakan api sedang-kecil.
- Setelah 12 menit, buka tutup dandang, letakkan sedemikian rupa supaya uap panas bisa lolos dari kukusan tapi tidak dibuka seluruhnya, besarkan api dan lanjutkan mengukus selama 5 menit. Komennya Mbak Nanik: dijamin ngedome tingkat dewa.
- Ketika menghias bolkus, lakukan dengan cepat. Adonan yang terlalu lama dibiarkan di luar akan berlubang-lubang permukaannya sehingga hasilnya pun kurang cantik.

Paiton, 29 Agustus 2013

Sunday, August 11, 2013

Something Sweet to Refill Your Cookie Jars

Setelah lebaran, banyak toples-toples kue kering kosong bergeletakan. Dibuang sayang, disimpan buat apa? This is something to give you an idea. Pennylane Brownies!

Brownies

Resep bisa dilihat di sini. Satu resep cukup untuk mengisi 6 buah toples. Jika tidak suka manis, gunakan cokelat yang semi sweet / dark. Panggang agak kering (35 menit panas 175 derajat Celcius), dinginkan lalu potong dadu dengan pisau yang tajam.

Brownies

Dinginkan dan simpan di dalam chiller / kulkas bawah, keluarkan ketika akan dimakan. Awet hingga 2-3 minggu.

Diced Brownies
Praktis kan?

Paiton, 10 Agustus 2013
*satu minggu menjelang hari kemerdekaan Indonesia

Wednesday, July 17, 2013

Poffertjes (with recipe)

Kudapan yang satu ini sering dihidangkan di airport lounge karena cara membuatnya yang super gampang, anti gagal dengan hasil akhir yang enak rasanya. Yang penting telaten saat menyatukan dua belahan poffertjes agar dapat menghasilkan bulatan yang cantik dan unik.

Pertama kali bikin poffertjes rasanya agak masam karena adonan dibiarkan terlalu lama. Mestinya 15 menit saja sudah cukup. Poffertjes yang ada di foto kali ini rasanya sempurna, apalagi ketika dimakan bersama taburan gula bubuk + gula donat yang manis dan dingin nyess.

Dapat resepnya dari Mbak Wati Cookery, makasih banyak untuk sharingnya ya Mbak. (st)

POFFERTJES
Sumber: Resep Pilihan Ahli Masak Primarasa Femina
"Hidangan Peranakan Belanda & Cina"

Poffertjes

Bahan:
250 gram Tepung protein tinggi
* Substitusi: 125 gram Tepung serbaguna segitiga + 125 gram Tepung protein tinggi Double D -- produksi Sriboga; nggak ada alasan khusus sih, hanya memanfaatkan persediaan tepung yang ada di rumah
75 gram Gula pasir halus
½ sdt Ragi instan
3 butir Telur utuh
400 ml Susu cair
50 gram  Mentega, dicairkan
¼ sdt Garam
50 gram Keju cheddar, potong dadu (optional, diskip juga gak papa)

Pelengkap:
Gula bubuk, untuk taburan
* Gula donat (optional), untuk campuran gula bubuk taburan (memberi sensasi rasa dingin saat dimakan)

Cara Membuat:
1. Aduk rata bahan kering: tepung, gula dan ragi instan. Sisihkan.
2. Hangatkan susu cair (jangan sampai mendidih). Kocok lepas telur. Masukkan susu hangat, aduk rata.
3. Tuangkan adonan telur susu ke dalam wadah berisi campuran tepung. Aduk/uleni hingga rata dan licin
4. Masukkan mentega cair dan garam. Aduk rata.
5. Istirahatkan adonan ± 15 menit
6. Panaskan cetakan poffertjes (bisa pake snack maker). Olesi mentega (sekali saja di awal). Tuang adonan setengah tinggi cetakan. Tunggu sampai permukaannya berlubang2. Sementara itu, isi adonan di cetakan yg belum terisi. Tunggu sebentar. Beri potongan keju dadu (optional). Adonan pertama yg sudah setengah matang dicungkil dgn tusuk sate, kemudian digabung diatas adonan yg ada kejunya. Putar2 dgn tusuk sate, hingga adonan membulat dan matang.
7. Taruh diatas piring saji, taburi gula bubuk. Hidangkan.

Paiton, 18 Juli 2013

Thursday, June 20, 2013

Fried Oreo a.k.a. Oreo Goreng

Tertarik juga mencoba snack yang konon disukai oleh penyanyi tenar Justin Bieber ini. Super duper gampang memang. Rasanya lumayan, manis empuk di dalam  gurih di luar.

Oreo Goreng

Namun cemilan ini dosanya 3. Pertama isinya snack berkalori tinggi, kedua adonan pembungkusnya terigu, yang ketiga deep fried! Kalau punya anak yang susah makan atau lagi program penggemukan badan boleh dicoba, tapi kalau untuk emak-emak yang lagi rajin ikut kelas aerobik resiko ditanggung guru senamnya yaaa *loh*

Dapat resepnya yang versi terjemahan Esty Zhang (thanks ya Say). Resep aku konversi untuk 12 keping Oreo. (st)

OREO GORENG
:: Resep asli: Esty Zhang

Oreo Goreng

Bahan:
140 gram  Terigu protein sedang / rendah
15 gram Maizena
1 sdt Baking powder
15 gram Gula pasir
225 ml Susu cair
1 butir Telur utuh ukuran besar, kocok lepas

Cara Membuat:
1) Seperti bikin pancake. Bahan kering dicampur, telur dan susu diaduk lalu masukkan ke bahan kering.
1a) Bisa diganti dengan pancake mix.

2) Oreo (utuh lengkap dengan filling) dicelupkan ke adonan, lalu digoreng seperti goreng donat.

Paiton, 20 Juni 2013

Thursday, June 6, 2013

(Seperti) Opera Cake with Edible Image dan Jajan Baki

Joconde (sponge cake dengan tambahan almond bubuk) memang enak, karena itu tidak salah jika banyak oarng menyukainya sebagai alternatif sponge cake yang lebih plain. Cake ultah ini menyerupai opera cake dari sisi bahan dasar dan layering-nya, tetapi frosting dan hiasan sudah dirombak habis.

Opera Cake with Angry Birds Edible Image

Dekor memanfaatkan edible image dengan tema: Angry Birds. Heboh dan meriah.
Opera Cake with Angry Birds Edible Image

Untuk cemilan saat acara, kastamer juga memesan jajan baki / kue nampan. Isinya poffertjes, mini brownies, sosis solo, kroket kentang, soes vla dan talam abon. Semuanya dalam ukuran mini alias 1-2 kali suap.

Jajan Baki QQ

Selamat ultah yang ke-4 ya Ardhya.

Paiton, 6 Juni 2013

Friday, May 24, 2013

Jajan Baki

Biasanya produk ini dikenal sebagai "Kue Tampah" yaitu kumpulan jajanan yang ditata cantik di atas tampah. Berhubung ini diletakkan di atas baki, kita namai Jajan Baki saja ya.

Jajan Baki

Jajan Baki

Terima kasih kepada Bu Henny yang sudah memesan jajan baki ini untuk memeriahkan ultah putrinya yang tercinta.
Jajan Baki

Paiton, 24 Mei 2013

Tuesday, January 29, 2013

Pancake Durian

Found this dessert at Changi Airport T1.

Pancake Durian

Pancake Durian

Pancake Durian

It's heaven.

Paiton, 29 Januari 2013

Sunday, January 20, 2013

Lemang

Apa ini? Ini adalah kudapan yang namanya lemang. Oleh-oleh terkenal dari kawasan Tebing Tinggi dan sekitarnya.
Lemang

Lemang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan sedikit garam, mirip dengan lemper. Bedanya, lemang tidak diberi isian dan umumnya dimasak dengan cara dibungkus daun pisang lalu dimasukkan ke dalam ruas bambu seperti foto di bawah ini. Dulu lemang 100% dimatangkan di dalam bambu, namun saat ini untuk mempercepat waktu memasak, lemang bisa saja dimasak 1/2 matang dulu sebelum dimasukkan ke bambu.
Lemang

Untuk menikmati lemang, tentu saja kita harus terlebih dahulu membelah bambunya dengan parang. Aku suka menikmati lemang dengan sambal atau cabe rawit, namun cara memakan yang umum adalah dengan mencolekkan potongan lemang ke sarikaya.

Lemang adalah kegemaran keluarga kami. Tidak percaya? Coba lihat ekspresi di bawah ini, cerah ceria saking senangnya ketemu lemang #peace-eda-hasian :D

Lemang
Next time kalau ada yang pulkam, aku nitip ya *kedip2

Paiton, 20 Januari 2013

Saturday, December 8, 2012

Bolen Pisang Bandung (dengan resep)

Bolen Pisang Bandung

Sudah tiga kali bikin bolen pisang Bandung ini. Perasaan sih makin lama makin enak cuman tetap belum bisa seragam melipat kulitnya. Jadinya tiap potong bolen pisangnya kayak busana Lady Gaga. Huhu, maksud elo? Maksudnya tiap potongnya unik alias lain-lain semua hahaha.

Untuk bikin bolen pisang ini, sebaiknya dilakukan di ruangan yang tidak terlalu panas / pengap / lembab. Sebagaimana lazimnya membuat pastry, kondisi optimum adalah di tempat sejuk. Jika adonan terlalu lembek, masukkan ke freezer untuk beberapa waktu.

Well, without further ado, let's welcome the delicious banana pastry, a.k.a. Bolen Pisang Bandung.

N.B. Pssttt, jangan ketuker dengan molen pisang ya, itu lain resep. (st)

Bolen Pisang Bandung 
:: Resep: Femina - Primarasa, modified by Shirley
Bolen Pisang Bandung
Bahan: 
Adonan Kulit A:
100 gram  Tepung terigu protein sedang / serbaguna
1 sdm  Minyak goreng
30 gram  Margarin
50 gram  Butter / Mentega
100 ml  Air
Catatan: Margarin atau mentega bisa disubstitusi dengan korsvet kualitas baik

Adonan Kulit B:
300 gram  Tepung terigu protein tinggi
50 gram  Gula pasir
2 sdm  Tepung custard
100 gram  Margarin
Catatan: Tepung custard adalah tepung instant untuk membuat custard, terbuat dari susu dan kuning telur. Aku pakai merk Hercules.

Isi: 
10 buah  Pisang raja, kukus atau panaskan di wajan teflon dengan sedikit margarin, potong 2 melintang, belah 2 memanjang (aku suka pakai yang sudah matang dan manis, tidak diolah langsung dipotong2)
150 gram  Keju cheddar, potong memanjang menjadi 20 bagian
Optional: mesyes coklat secukupnya

Olesan / Eggwash: 
2 buah  Kuning telur, kocok dengan
2 sdm  Susu cair
Catatan:  rasa lebih enak dan penampilan lebih cantik jika susu cair diganti dengan madu

Cara Membuat: 
1. Adonan Kulit A.  Campur jadi satu: tepung terigu, minyak goreng, margarin dan mentega dalam wadah, aduk dengan menggunakan sendok kayu hingga rata. Bagi adonan menjadi 20 bagian, sisihkan.

2. Adonan Kulit B.  Campur tepung terigu, gula pasir, tepung custard, margarin dan air dalam wadah. Uleni adonan hingga kalis. Bagi adonan menjadi 20 bagian.

3. Letakkan 1 bagian adonan B di atas talenan, gilas tipis. Setelah itu, taruh 1 bagian adonan A di atasnya. Lipat adonan B hingga menutupi adonan A, kemudian gilas tipis hingga berbentuk persegi panjang.

3a. Shirley's note: aku  merasa cara ini (membagi adonan menjadi 20 buah) sangat merepotkan. Karena itu tekniknya aku ubah menyerupai teknik melipat puff pastry. Adonan A digilas, let's say 20 x 30 cm, kemudian adonan B digilas dengan ukuran 1½ kalinya, let's say 30 x 30 cm. Tumpuk adonan A di atas adonan B, lipat, kunci pinggir-pinggirnya supaya lemaknya tidak bocor, baru digilas. Jika menjadi terlalu lembek, masukkan ke freezer untuk beberapa waktu, baru digilas dan dilipat lagi.

4. Gulung adonan dari sisi yang pendek, gilas, gulung lagi. Ulangi proses ini hingga 3 kali.

5. Lakukan hingga semua bahan habis, diamkan ± 30 menit.

5a. Shirley's note: jika adonan dijadikan satu lipatan besar (lihat step 3a), potong2 menjadi 20 bagian.

6. Panaskan oven pada suhu 180ºC. Olesi loyang ukuran 3x15x30 cm dengan margarin.

7. Ambil satu adonan, gilas hingga berbentuk persegi panjang sama sisi. Taruh sepotong pisang dan sepotong keju di atasnya, taburi dengan sedikit mesyes coklay (optional) lalu tutup dengan 1 belahan pisang lagi. Lipat adonan kulit hingga berbentuk amplop. Lakukan hal yang sama untuk sisa adonan.

8. Taruh adonan berisi pisang dalam loyang, atur dengan jarak ± 1cm. Olesi permukaannya dengan kuning telur. Masukkan loyang ke dalam oven, panggang di suhu 175 °C selama ± 60 menit, angkat.

9. Keluarkan loyang dari oven, olesi permukaan kue dengan bahan eggwash, diamkan sebentar, panggang kembali dalam oven dengan menggunakan api atas sebentar supaya permukaannya menjadi kuning emas, angkat.

Hasil jadi: 20 buah

Saturday, November 24, 2012

Wingko (dengan Resep)

Lukie adalah salah satu "pejuang" penganan tradisional Indonesia. Yang paling aku ingat ketika ada teman yang bertanya bahan-bahan apa yang harus disubstitusi supaya rerotian aman dikonsumsi oleh anak-anak berkebutuhan khusus (autis), komentar Lukie adalah, "Wes digawekno jajan pasar ae (sudah, dibuatkan jajanan pasar aja)." Kalau dipikir-pikir memang benar sekali, banyak jajanan tradisional Indonesia yang dibuat dari tepung non terigu / gluten sehingga lebih bersahabat untuk diet anak-anak berkebutuhan khusus.

Wingko

Terakhir makan wingko babat sudah lama sekali sampai nggak ingat. Nah, tahu-tahu Lukie pasang foto di grup blackberry. Promonya, "iki guampang pol." Kalau yang gampang-gampang, ai juga suka hehehe.

Dibandingkan dengan wingko yang biasa dijual, wingko ala Lukie ini penampilannya lebih pucat karena dimatangkan dengan menggunakan oven. Jika mau penampilannya lebih gosong / coklat, bisa dibantu dengan wajan teflon dan dibolak-balik sehingga coklat di kedua sisi.

Karena di percobaan pertama, rasa kelapanya kurang "nonjok", resep aslinya aku modifikasi sedikit. Monggo dicoba. (st)

WINGKO
:: Resep asli: Lukie Koentjahjo

Wingko
Bahan: 
200 gram  Tepung ketan (aku pake beras ketan diblender halus dan diayak)
30 gram  Tepung kanji
175 gram  Gula pasir
250 gram  Kelapa diparut memanjang (aku tambahi sampai 300 gram)
½ sdt  Garam
50 gram  Butter/ mentega, dicairkan
250 cc  Santan kental
1 butir  Telur utuh, kocok lepas

Cara Membuat: 
1. Campur tepung ketan, tepung kanji, gula pasir, kelapa parut, garam, aduk hingga rata.
2. Masukkan santan kental, aduk hingga rata.
3. Masukkan butter dan telur kocok, aduk hingga rata.
4. Tuang adonan ke loyang ukuran 25 x 20 cm (atau yang setara) yang sudah diberi kertas roti dan dipoles lemak (bisa pakai margarin atau carlo).
Tips dari Bunda Iin: jika ingin mendapatkan wingko yang lebih coklat / gosong, tidak usah pakai kertas roti tapi poles loyang dengan lemak dan beri taburan tepung. Jika ingin yang rasa keju, masukkan cream cheese 75 gram ke adonan.
5. Oven suhu 170 °C selama ± 45 menit, keluarkan dari oven, oles dengan kuning telur (egg wash), beri taburan wijen.
Tips dari Bunda Iin:  beri parutan keju.
Tips dari Mbak Juli: beri almond iris.

6. Oven lagi selama 4 menit, keluarkan dari oven.
7. Dinginkan lalu potong-potong
Opsional: setelah dipotong2, bisa digosongkan sebentar di wajan teflon.

Untuk 20 potong

Paiton, 24 November 2012

Friday, November 16, 2012

Macaroni Schotel dan Fruit Pie

Pesanan dari kastamer baru.
Macaroni Schotel (Macaroni & Cheese)

Selain macaroni schotel, ada juga fruit pie. Untuk kulit fruit pienya aku nyoba resep baru. Lebih gurih dan cantik, tapi juga lebih rapuh alias gampang remuk. Masih butuh penyempurnaan resep lagi.



Fruit Pie

Trims orderannya ya.

Paiton, 16 November 2012

Saturday, April 28, 2012

Fruit Pie for Ratna

Sudah lama juga nggak bikin fruit pie. Nyam nyam.

Fruit Pie Ratna

Mau?

Paiton, 28 April 2012

Wednesday, March 7, 2012

Lovely Cupcakes

Foto ini mengingatkan saya pada free image yang didownload oleh papanya Petra untuk logo Dapur Solia yang terdahulu.

01a cupcake

And here is more ..
02a cupcake

Paiton, 7 Maret 2012
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...