Monday, November 21, 2011

Muffin Sultana

Barusan nitip beli sultana oleh Mbak Chandra di Toko Hokky Jemursari Surabaya (thanks ya Butet). Setelah diterima dan diamat-amati, nggak terlalu jauh beda dengan kismis biasa ya. Masih bingung mengapa kismis disebut kismis dan sultana disebut kismis sultana.

Kebetulan teman kantor lagi craving makan muffin dan pesan selusin, mintanya yang kuning aja (nggak mau pake coklat) dan diisi sultana atau sebangsanya. Aku masih pake resep muffinnya alm Ruri. Setelah kucek, ternyata resep ini belum pernah aku share di blog ini ya. Yang pernah aku tulis yang sudah dimodifikasi dengan keju dan choco chip.

Foto aku bikin pukul setengah 6 sore. Sinar matahari sudah redup tapi masih ketolong karena pake reflektor dan cermin dan tripod. Sengaja pake ISO 100, lagi pengen yang ekstrim hehe. Exposure 0,5 detik (kalo nggak pake tripod nggak mungkin, pasti goyang dombret) dan F/3.2. Cuman sayang lokasi motoku (di teras) memiliki dua sumber cahaya (baca: lampu teras) jadi bayangannya jadi dobel, kelihatan agak aneh.

Ohya, untuk yang perlu resepnya aku tulis ulang di bawah ya. (st)

Muffin Sultana
Sumber: blognya alm Ruri 

Bahan:
350 gram Tepung terigu protein sedang
230 gram Butter unsalted  
110 cc Air
2 gr Garam
200 gram Telur utuh (± 4 butir)
300 gram Gula pasir
8 gram Baking powder
Tambahanku: 50 gram Sultana

Cara Membuat:
1) Rebus butter, air dan garam sampai mendidih.
2) Masukkan adonan tepung ke baskom mixer. Kucuri adonan tepung dengan adonan butter panas sedikit demi sedikit sambil dimixer
3) Masukkan telur satu per satu sambil tetap dimixer
4) Campur gula dan baking powder di wadah terpisah hingga rata, masukkan ke adonan, mixer hingga rata
5) Tuangkan ke loyang muffin yang telah diberi alas paper cup.
6) Taburi dengan sultana yang sudah dilumuri sedikit terigu
7) Oven selama 25 menit pada suhu tinggu (200 °C).
Hasil: 19 buah cup ukuran kecil
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...