Friday, February 13, 2009

Termometer Oven

Sebagai pengguna oven tangkring, susah juga menengarai suhu oven yang pas sesuai resep karena memang oven jenis ini tidak dilengkapi termometer. Setelah menimbang-nimbang agak lama, akhirnya kuputuskan untuk membeli alat yang satu ini.

Berdasarkan tipe yang tersedia di TBK yang aku datangi, kusimpulkan ada dua jenis termometer: yang berbentuk jarum dan yang memiliki cantolan sekaligus tempat duduk (mirip jam beker atau plakat) . Yang berbentuk jarum harus dipatri secara permanen ke oven, artinya oven harus dilubangi, termometer dipasang lalu disolder. Aku membeli tipe yang kedua karena kelihatannya lebih praktis, tinggal letakkan di dalam oven saja. Berikut spesifikasinya.

Merek: Rowoco (A Wilton Industries Co, made in China)
Temperature range: 100 to 600 °F, 50 to 300 °C in 25° increments
Two-way hanger & stand
Rentang harga: Rp 125 sampai 135 ribu



Tips Penggunaan
(diterjemahkan bebas dari kemasan)
Temperatur oven dapat bervariasi dari bagian paling atas ke bagian paling bawah. Letakkan termometer sedekat mungkin dengan loyang untuk mendapatkan pembacaan yang akurat. Untuk hasil terbaik, berikan ruang sebesar 2 inci (sama dengan ± 5cm) antara loyang dan dinding oven.

Perhatian
Karena self-cleaning oven membutuhkan temperatur yang sangat tinggi untuk operasi pembersihannya, selalu keluarkan termometer oven terlebih dahulu.

Perawatan dan Pembersihan
Jangan pernah gunakan termometer ini pada perubahan suhu yang sangat ekstrim. Basuh dengan tangan, jangan celupkan di air. Bersihkan noda membandel dari permukaan dengan sabut wol logam yang halus.

Evaluasi
Setelah mencoba menggunakannya, menurutku penggunaan oven termometer ini tidak praktis juga. Salah satu alasannya adalah oven tangkring umumnya memiliki ruang terbatas sehingga penempatan termometer ini menghalangi kita ketika memasukkan loyang adonan. Cara mengakalinya, masukkan loyang berisi termometer pada saat pemanasan pertama oven. Setelah stabil pada suhu yang diinginkan, perhatikan besar api kompor yang menghasilkan suhu tersebut dan gunakan itu sebagai pedoman. Keluarkan termometer, tukar tempatnya dengan loyang adonan. Tambahkan waktu panggang 5 menit untuk mengganti panas yang terbuang saat pintu oven dibuka.

Paiton, 13 Februari 2009
* Happy Birthday, Li'l Bro
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...