Saturday, May 25, 2013

Keranjang Mawar dari Buttercream (Plus Sedikit Cerita)

PROLOG.  Mei 2013 ini aku berkesempatan bertemu dengan dua guruku Fatmah Bahalwan dan Peni Respati di "habitat asli" mereka di Jakarta. Sebelumnya aku selalu bertemu mereka kalau nggak di toko bahan kue, tempat kursus, atau di tempat-tempat umum lainnya, kali ini aku berkesempatan untuk mengintip denyut bisnis mereka secara langsung. Detil perjalanan ini mungkin akan aku share di lain waktu, yang jelas kedua orang ini selalu bisa membuat semangatku terbakar -- recharged lagi, dikalibrasi lagi -- untuk membesarkan dan merawat Dapur Solia menuju ke arah yang aku cita-citakan. (st)

Pesanan dari seorang ibu komplek sebelah, ceritanya ini akan dipakai sebagai buah tangan dalam acara seorang kerabat di Surabaya.  
Rose Basket

Kalau di dunia nyanyi ada istilah "penyanyi bersuara unik" dan "penyanyi teknis" (jiaah ketahuan banget suka mantengin program talent show), dunia perbakingan juga mengenal hal yang serupa. Ada pendekor kue yang melakukan pekerjaannya dengan memanfaatkan berbagai teknik dekor yang rumit, ada juga yang lebih suka mendekor dengan menggunakan pendekatan "unik/lucu/mengejutkan." Dua-duanya sama oke, sama-sama disukai kastamer, dan sama-sama menghasilkan duit (ini yang penting hehe). Meskipun demikian, mendekor dengan buttercream selalu memberikan tantangan tersendiri. Pasti banyak rekan bakul kue rumahan akan sepakat denganku dalam hal ini.

Orderan kali ini memungkinkan aku untuk mengulang kembali sebagian materi dekor buttercream I yang aku ikuti di tahun 2009.  Mengerjakannya sambil bolak-balik lihat buku Cake Decorating dengan Buttercream-nya NCC, hihi. Rupanya aku kangen juga bikin mawar-mawaran cantik.

Rose Basket

Untuk membuat cake ini, aku mengaplikasikan beberapa resep buttercream yang berbeda. Untuk filling: resep BC mocca sesuai rikwes kastamernya. Untuk frosting: resep Hollman (modified) dengan sedikit tambahan Mercowip. Untuk mawarnya aku melakukan eksperimen dengan menambahkan kocokan 1 sdm meringue powder + 15 ml air ke 445 gram BC Hollman (modified), lalu dibiarkan di dalam kulkas selama ± 20 menit. Hasilnya tidak sekokoh BC icing Wilton, namun cukup manageable dan tidak mudah letoy saat pengerjaan, terutama untuk yang warna pink. Untuk yang warna coklat gelap, karena pakai campuran DCC, masih suka "berantem" dengan BC yang nyangkut di spuit.
Rose Basket

Bu Diana, terima kasih atas orderannya, semoga acaranya berjalan dengan lancar.
Rose Basket

Paiton, 25 Mei 2013

EPILOG.  Setiap tahun aku berusaha menambah investasi bagi Dapur Solia. Bisa investasi yang sifatnya penambahan alat, pengembangan usaha maupun penambahan ketrampilan / soft skills baik bagi diriku sendiri maupun bagi kru. Tahun ini aku berkesempatan untuk kursus sampai dua kali; makasih banget buat hubby yang sudah memberi kebebasan seluas-luasnya dan bersedia tandem berbagi urusan rumah dan bisnis. I love you, Dear. xoxo
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...