Wednesday, April 18, 2012

Black Forest "It's A Boy!"

Kalo aku pikir2, semisal chef profesional menerima orderan black forest, kemungkinan dia akan membuat kue sebagai berikut: ada sponge cake 3 atau 4 lembar, ada kirsch (atau paling banter diganti rhum), ada black cherry, ada coklat serut, ada krim buat polesan, ada hiasan cherry di atasnya. That's it. Karena memang begitulah "definisi" black forest, paling enggak menurut wikipedia. Kalau ganti model, maka ganti pula namanya, bukan black forest lagi.

Black forest ala bakul rumahan hiasannya suka-suka. Ditambahi pagar coklat (masih oke lah), kirsch dihilangin (oh, okay), tanpa alkohol sama sekali (whattt??!), krimnya kadang diganti buttercream (not me 'though), ditambahi aneka buah2an di atasnya (errr.......), diikat dengan pita warna-warni (haaa?). Kadang ada yang nekad dikasih hiasan fondant (ingak, ingak, ini bukan kombinasi yang bener yaa) atau chocolate modelling. Kok bisa gitu? Menurutku sih, karena hampir semua orang Indonesia menganggap kue tart = cake = black forest.  

Memang black forest ini best seller item banget. Setiap bulan pasti ada yang pesan. Nah, black forest yang satu ini adalah pesanan dari Bu Ayu alias ibufatih, kenalan di BBM. Beliau tadinya adalah kastamer produk chiffon cake pandan kenari. Pas butuh cake, puji Tuhan beliau juga ngasih ordernya ke Dapur Solia.
02a

Cake ini dipesan untuk dibagi2 ke teman kantor sang suami, sebagai ungkapan syukur atas kelahiran putra yang ke-2. Kebetulan aku lagi punya stok buah2an lengkap, sehingga warna-warna yang dihasilkan bisa cantik.
01a

Selamat untuk Bu Ayu dan suami atas kelahiran putranya ya.

Paiton, 18 April 2012
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...