Sunday, October 10, 2010

Spuit Rumput

Ketika merencanakan BDCK yang ini, aku mempertimbangkan untuk menggunakan spuit Wilton no. 233 untuk membuat hiasan rumputnya.
Aku beberapa kali menggunakan spuit ini dan memang hasilnya cantik. Namun bukan berarti tidak ada kesulitan; jika ada butiran gula halus / garam / susu bubuk yang tidak hancur pada proses mixing, bisa dipastikan butiran2 itu akan menyumbat lubang2 spuitnya. Spuit ini cocok digunakan untuk resep buttercream tertentu yang teksturnya lembut dan halus seperti es krim. Bekerjanya pun harus cepat, karena jika plastik segitiganya terkena panas terlalu lama, BC yang didalamnya akan menjadi lunak sehingga hiasan rumput yang dihasilkan belakangan tidak akan "setegas" hiasan yang dibuat di awal. Note: mungkin kuncinya adalah dengan membagi2 BC dalam jumlah yang sedikit ke dalam beberapa piping bag kecil ya, supaya BC-nya tidak sempat meleleh.


Teman yang memesan BDCK di atas menunjukkan contoh gambar contoh yang dia inginkan: sebuah BDCK bertema Winnie the Pooh di atas rumput. Ketika aku perhatikan, hiasan rumput yang digunakan bukanlah hasil dari spuit no. 233 namun tetap menimbulkan kesan bukit rumput yang hijau. Seingatku, ada satu salah spuit "pasar"-ku (kubeli seharga Rp 5.000 -- 1 pak berisi macam2 spuit) yang menghasilkan tekstur yang mirip.

Sesampai di rumah, aku bongkar2 tool box-ku. Nah ini dia ketemu.

Satu kali pencet akan menghasilkan 3 batang rumput. Hasilnya jika dilihat dari dekat seperti ini.

 Lumayan ok kan :)



Jadi jika belum punya spuit rumput, coba tengok koleksi spuit pasar Anda, siapa tahu dia sudah lama tergolek di kotak dan berteriak2: "pick me, pick me!"  :))

Paiton, 10 Oktober 2010
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...