Monday, March 9, 2009

Bolu Gulung

Terobsesi oleh kesuksesan Onny dengan bolu gulung pandan dengan olesan cheese creamnya, aku coba-coba praktek bikin bolu gulung juga. Resep dasar pake resep hasil kursus NCC, cuman aku tambahi 1 sdm pasta coklat (hubby dan Naomi selalu request kue yang ada coklatnya). Untuk olesannya aku pakai ganache coklat (dibuat dari campuran DCC : susu ultra cair : whipcream bubuk).

Timbang-timbang bahan, kocok dengan mixer, masukkan mentega, masukkan tepung, tuang ke loyang. Rada-rada lupa bagaimana cara menghias kulit bolu gulung ini, jadi aku bikin sebisaku saja menggunakan tusuk sate (harap dimaklumi, percobaan pertama hehe). Panggang selama 10 menit, buka oven, putar loyang, panggang lagi selama 3-4 menit. Pesannya subo-subo di milis, kalau mau dapat adonan yang lembut dan lentur, panggang dengan suhu tinggi tapi sebentar saja supaya bagian kulit atasnya tidak menjadi keras.

Dari skala 1 sampai 10, aku bilang bolgulku ini nilainya 6.5. Alasannya:

- Antara adonan dan besar loyang masih belum selaras (ketipisan sedikit, kurang gendut). Bisa jadi karena: a) mentega belum mencapai suhu ruangan waktu dipakai, b) mentega aku campur dengan margarin (50:50), c) adonan mentega tidak aku kocok tapi aku cairkan (nyoba-nyoba aja sih pake mentega cair, ternyata hasilnya beda). Catatan tambahan: setelah dianalisa di milis, ternyata penyebab boluku ketipisan karena loyangku yang kegedean. Aku pake loyang 30 x 35 x 3 cm, mestinya 25 x 35 x 3 cm.

- Tekstur cake sudah oke, cukup lentur sehingga mudah digulung

- Cara menggulung masih kaku nih, so harus diulangi karena gulungannya terlalu longgar

- Ganachenya masih belepotan, nempel di sana-sini. But ... enaknya ganache ini dia bagus banget sebagai perekat, jadi bolgul yang sudah digulung nggak kendor lagi

- Rasanya sudah enak meski coklatnya kurang 'nendang'. Mungkin harus pakai 3 sdm pasta untuk menguatkan aroma coklatnya, lalu modifikasi terigunya menjadi 45 gram terigu + 15 gram coklat bubuk + 15 gram maizena.

- Kulit bolgulnya masih ada yang nempel di kertas roti. Dugaanku, untuk menggulung bolgul ini harusnya pake parchment paper (yg ada lapisan lilinnya) atau kain serbet sehingga uap panas dari bolgul tidak menyebabkan kulitnya menempel & terkelupas. Lihat foto di bawah ini.



Untuk yang ingin mencoba, aku bagi resep bolu gulung yang dasar saja ya. Silakan dimodifikasi sendiri sesuai selera.

By the way, proses pemotretan bolgul ini seru lho! Alasnya pake kalendar putih besar, aksennya pake taplak mungil dari bahan akar wangi. Nyoba-nyoba pakai reflektor dari alas cake warna perak yang disangga gelas/ mug (cuman 1 lagi). Targetnya agar foto nggak keliatan remang-remang meskipun difoto di malam hari. Setelah jadi ternyata masih terlalu redup so harus diutak atik sedikit di Picture Manager. Yang bikin aku ngakak, hubby dan Naomi iseng bermain komposisi dengan bolgul, boneka pinguin, kursi mainan plastik dan pisau roti. Hasilnya aku cantumkan juga di bagian akhir posting ini buat kenang-kenangan. (st)


BOLU GULUNG
:: Sumber: Kursus Dasar NCC ::




Bahan:

15 butir Kuning telor uk. M
150 gram Gula pasir
75 gram Tepung terigu protein sedang/ rendah
175 gram Mentega, kocok

Cara membuat:

1) Kocok kuning telor dan gula hingga kental
2) Masukkan tepung sambil diayak (selalu masukkan tepung dengan cara diayak ya), aduk balik.
3) Tuang mentega kocok, aduk rata.
4) Tuang ke loyang kotak ukuran 25 x 35 x 3 cm.
5) Oven selama 15 menit dengan suhu 180 °C hingga matang.
6) Balik ke atas parchment paper.
7) Olesi dengan buttercream atau selai atau ganache. Khusus untuk olesan buttercream, gulung dulu, biarkan sampai agak dingin, buka lagi gulungan baru olesi lagi dengan BC. Ini karena BC cenderung menjadi "licin" dan mudah lepas jika digulung berbarengan dengan bolu yang masih dalam keadaan panas
8) Dinginkan dalam kulkas, lalu potong2 sesuai selera.

Ini foto-foto hasil "permainan" hubby dan Naomi.



Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...