Showing posts with label Kue Kering Klasik. Show all posts
Showing posts with label Kue Kering Klasik. Show all posts

Friday, August 16, 2013

Kue Kering Lebaran

Tahun lalu ketika meluncurkan produk kue kering, aku menamainya dengan Kurington, alias Kue Kering Buatan Paiton. Tadinya sih mau dikasih nama Kukerton, tapi setelah ditimbang-timbang nama Kurington sepertinya lebih komersial, lebih bernuansa Harry Potter hehe.

Jika Solia lebih sering diasosiasikan dnegan kue tart dan rerotian, maka Kurington memang dikhususkan untuk produk kue kering. Menamai produk dengan nama berbeda bukan praktek yang aneh di dunia pemasaran. Penamaan yang berbeda memungkinkan pemasar menerapkan strategi penjualan yang berbeda.

Untuk tahun ini, Dapur Solia membuat beberapa kue kering klasik seperti lidah kucing (rasa original dan moka), kaastengel, nastar (rasa original dan keju), sagu keju, putri salju, dan semprit (rasa original dan coklat). Sebagian dari produk tersebut sempat aku foto dan tunjukkan di bawah ini.

Assorted Cookies

Untuk para kastamer, terima kasih atas orderannya. Semoga berkenan dan semoga kue kering kami berhasil memeriahkan suasana hari raya Anda bersama orang-orang  terkasih.

Paiton, 16 Agustus 2013
*chaos in Egypt

Thursday, September 16, 2010

Kaastengel

Dari dulu nggak pernah makan kaastengel banyak-banyak. Pertama karena nggak bisa bikin, kedua nggak kuat beli karena harganya lumayan mahal untuk kantong anak sekolah/ kuliahan. Jadi cuman bisa menikmati kaastengel ini kalo lagi ngider pas lebaran. Itu dulu. Sekarang sih sudah bisa bikin sendiri. Makanya sengaja dilebihkan 2 toples dari orderan supaya bisa makan sepuasnya hehehe.

Ini tahun pertama aku bikin kaastengel. Melihat hasilnya, kayaknya tahun depan wajib dan kudu bikin lagi. Habis nagihin, hehehe. Aku pake resep dari milisnya NCC, konon sumber aslinya dari Sedap. Ada 2 versi: yang pake keju edam (yang dibungkus merah itu) dan yang pake keju parmesan. Untuk kali ini aku pake yang "tradisional" dulu, yaitu yang pake keju edam.


Bagi teman2 yang kesulitan mencari keju edam, untuk darurat bisa pake keju cheddar yang diparut (pake parutan pala) lalu diangin2kan supaya agak kering dan kriuk2. Masalah rasa emang nggak bisa mengalahkan yang pake edam. Jadi kalo ada kesempatan pake keju edam, pake saja, jangan disubstitusi.


Soal mentega, rasa2nya memang Wijsman masih nomor 1 untuk urusan kue kering. Ya aromanya, ya citarasanya. Beberapa teman mengganti dengan Corman. Aku belum pernah nyoba, katanya sih enak juga. Kalo kita mau menjual yang premium atau yang ekonomis, tinggal modifikasi di sini. Jangan heran jika ada kaastengel yang Rp 20rb-an tapi ada juga yang Rp 40rb, Rp 80rb atau bahkan di atas Rp 100rb. Penyebabnya kalo nggak di kejunya ya di lemaknya.

Untuk cara panggangnya, resep ini aku kombinasikan dengan tekniknya Pak Sahak yang dua kali panggang. Positifnya, kita terhindar dari hasil baking yang sudah matang di luar tapi mentah di dalam.


Yang butuh resepnya, lihat di bawah ya. (st)

KAASTENGEL
:: Recipe from: Milis NCC / Sedap :: 


Bahan2:
125 gram  Mentega
2 buah  Kuning telur
25 gram  Tepung maizena
150 gram  Tepung terigu
1/4 sdt  Baking powder 
100 gram  Keju edam, parut (atau keju parmesan, parut halus)
50 gram  Keju cheddar, parut atau potong memanjang (untuk hiasan)
1 buah  Kuning telur untuk polesan


Cara Membuat:
1) Kocok mentega dan kuning telur lalu masukkan keju edam yang sudah diparut
2) Ayak tepung maizena, terigu dan baking powder ke atas adonan, aduk rata
3) Bentuk memanjang (bisa pake cetakan kaastengel, atau bisa juga pake cetakan bunga). Tata di loyang, beri jarak.
4) Jika adonan menjadi lembek atau sedang antri masuk oven, bisa dimasukkan ke kulkas dulu
5) Panggang dengan panas 140-150 derajat C selama 15-20 menit. Keluarkan dari oven.
6) Kuaskan bahan polesan, hias dengan potongan keju cheddar.
7) Panggang kembali dengan api rendah hingga matang, kurang lebih 20 menit.
8) Biarkan hingga dingin, lalu tata di toples. 


Paiton, 16 September 2010



Wednesday, September 15, 2010

Yang Khas di Hari Raya: Nastar

Ah, kau memang menggoda!

NASTAR
 :: Recipe by: Fatmah Bahalwan ::

Bahan Kulit:
250 gr  Margarin
250 gr  Butter
100 gr  Gula halus (sebaiknya diblender untuk menghindari gula yang menggumpal)
4 btr     Kuning telur
700 gr  Tepung terigu (aku pake Kunci Biru dan Segitiga, 1:1)
4 sdm   Susu bubuk full cream

Bahan Selai:
Lihat bawah

Bahan Polesan:
3 btr     Kuning telur
1 sdt    Cookie glaze (catatan: aku ganti dengan 1 sdt madu)

Cara Membuat:
1. Aduk mentega, gula dan telur hingga rata (mixer speed 1 atau M, asal nyampur) -- catatan: aku pake cara campur semua dengan whisker, baru dimixer sebentar
2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk perlahan hingga tercampur rata
3. Ambil sedikit, bulat bulat, isi dengan selai nanas
4. Susun di loyang tipis, beri jarak satu dengan yang lain
5. Oven dengan suhu 14o deg C selama lk. 30 menit
6. Keluarkan dari oven, poles dengan bahan olesan, oven lagi hingga kuning mengkilap
7. Angkat, biarkan dingin, susun dalam toples, tutup rapat

Catatan: aku pake metode Pak Sahak Pribadi yang dua kali panggang. Tanpa dikuasi bahan polesan, panggang nastar sekitar 15-20 menit, keluarkan dan dinginkan. Kuasi nastar dengan bahan polesan (sebaiknya 2x kuasan supaya mengkilap rata dan polesan tidak lepas / terpisah dari nastarnya). Lanjutkan dengan panggangan tahap kedua sampai dengan nastar matang dan mengkilap.
      Selai Nanas

      Bahan:
      4 bh     Nanas palembang, haluskan
      200 gr  Gula pasir -- catatan: aku pake Gulaku yang diblender
      1 sdt     Garam
      1 potong   Kayu manis

      Cara Membuat: 
      Masak nanas halus bersama airnya, garam dan kayu manis hingga kering, tuang gula pasir, masak terus dengan api kecil hingga kering dan liat. Angkat.


      Catatan: untuk memastikan selai benar2 kering, selai yang sudah masak aku letakkan di atas selembar alumnium foil dan aku panggang dengan panas 100 deg C selama 10-15 menit. Tujuannya supaya selai lebih awet dan tidak cepat berjamur.

      Paiton, 15 September 2010 
      Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...