Saturday, June 20, 2009

Sosis Solo

Pertama dengar istilah sosis solo dari milis. Sempat mikir, kayak apa sih tampangnya. Lalu sewaktu menjaga hubby sewaktu sakit, aku mencoba nasi pecel di pecel di depan RS. Eh, ada susu kedelai dan sosis solo hangat. Enak ya ternyata!

Resep di bawah ini dipopulerkan oleh Pak Sahak Pribadi, seorang praktisi kuliner di Jakarta. Belum pernah bertemu langsung, cuman pernah bertukar email sewaktu menanyakan tips membuat kulit amris yang oke. Konon resep ini sudah banyak menjadi andalan NCCer, khususnya mereka yang membuka cafe atau menerima pesanan penganan kecil.

Sosis solo ini pengerjaannya menyerupai risoles hanya saja kulitnya tidak dibalur dengan tepung panir, cukup kocokan telur saja. Untuk membuat kulit sosis yang cukup tipis, pastikan adonannya tidak terlalu kental (tambahkan santan cair sedikit2 -- tiap 2 sdm -- jika adonan terlalu kental). Kulit yang tebal akan menyulitkan kita dalam proses pelipatan karena mudah robek.

Resep berikut sudah dicoba dan menuai pujian dari penikmatnya. Isi akhir pekan Anda dengan membuat sosis solo ini. Masukkan sosis solo yang belum digoreng ke dalam freezer, sebagai cadangan jika sewaktu2 ada tamu datang bertandang, tahan hingga satu minggu. (st)


SOSIS SOLO
:: Recipe by Sahak Pribadi ::




Bahan-bahan:
Bahan Kulit:

300 gram Tepung terigu protein rendah
4 butir Telur utuh
30 gram Margarin, cairkan
1 sdm Gula
400 cc Santan cair (kurang lebih, penggunaan sesuai kekentalan adonan)

Bahan Isi:
300 gram Ayam giling
2 buah Bawang merah, haluskan
1 buah Bawang putih, haluskan
½ sdt Merica
2 sdm Gula pasir
1 sdt Garam
2 buah Chicken powder / Maggi blok
1 sdm Margarin (untuk menumis)
100 cc Santan cair

Bahan untuk Penyelesaian:
2 butir Telur, kocok lepas (bisa juga memanfaatkan sisa putih telur)
Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:
- Isi
1) Tumis bawang putih hingga harum, cemplungkan bawah merah, lalu masukkan ayam.
2) Bumbui dengan merica, garam, gula, chicken powder, dan santan hingga matang dan mengering.

- Kulit

3) Campur telur, tepung, garam, gula, aduk hingg rata
4) Masukkan santan cair sampai diaduk hingga halus (jika perlu, saring untuk menghilangkan gerindilan)
5) Tuang mentega cair, lalu aduk hingga licin
6) Dadar (lihat tips di bawah)

- Penyelesaian
7) Ambil selembar dadar, isi dengan adonan isi sebanyak 1 sdm, lalu gulung (jika dikerjakan dalam keadaan kulit masih hangat, kita tidak memerlukan putih telur untuk "mengelem")
8) Simpan dalam kulkas selama 1 jam
9) Celup dalam kocokan telur
10) Goreng hingga matang.
Hasil: 25 buah


Tips: - Gunakan wajan dadar teflon diameter 12 cm untuk menghasilkan sosis solo yang kecil. Gunakan wajan dengan diameter yang lebih besar (16cm) jika ingin menghasilkan sosis solo seukuran risoles. - Selalu panaskan wajan terlebih dahulu, baru tuang adonan. Jika panasnya cukup, maka adonan tersebut akan langsung mengulit. Jika terlalu panas, angkat dulu dari api sambil tetap diputar2 supaya adonan memenuhi seluruh dasar wajan baru kembalikan ke atas kompor untuk mematangkan. - Gunakan sendok sayur yang sama untuk menghasilkan kulit dengan lebar yang konsisten. Sosis kecil = 3/4 sendok, sosis besar = 1 sendok penuh.

Paiton, 20 Juni 2009

Sunday, June 14, 2009

Fruit Cake



Sudah beberapa hari aku dibuat nggak enak tidur. Gara-garanya ada pesanan untuk fruit cake dan aku belum menemukan resep yang pas dengan kebutuhan. Resep fruit cake yang banyak beredar umumnya bersumber dari Christmas fruit cake yang mengandung alkohol. Beberapa hari aku mengutak-atik resep fruit cake dari situs favoritku, namun tidak menemukan solusi yang pas (terlebih lagi jenis fruit cake karya Nigel Slater/ Stephanie Jaworski ini harus "diperam" dulu dalam kulkas selama beberapa waktu sambil sesekali disiram dengan brandy).

Sampai akhirnya aku menemukan kertas kursus NCC, dan di samping resep butter cake ada tulisanku sendiri: + 100-200 gram buah kering. Jrengggg! Ya ampun kok bisa lupa ya. Pound cake kan bisa dengan mudah dimodifikasi menjadi fruit cake. Jadi pengen niru gayanya Hanna Keluarga Cinta: eureka! *kedua tangan dikepalkan ke atas

Buka kulkas dan peti bahan, aku berhasil mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat fruit cake hasil imajinasiku. Mulailah proses pengocokan. Waktu memasukkan telur, suami sempat komentar: kok encer ya. Duh, jadi deg-degan. Apa karena ada parutan kulit jeruknya? Kalo gagal gimana ya, habis belanja dulu dong sebab persediaan yang ada pasnya untuk satu resep saja. Nekad aja deh, coba aja dulu.

Selama pengovenan, ruangan menjadi harum oleh aroma jeruk. Segar. Setelah cake jadi, tadinya aku nggak berminat untuk mencoba. Penyebabnya, aku kurang suka dengan citarasa kismis. Namun melihat suami mengunyah-ngunyah, kok sepertinya enak ya. Aku iris separuh dan kulahap. Ya amplopp, bener enak! Manisnya gula palem, segarnya jeruk keprok dan gurihnya kacang ternyata cocok. Jadi semangat deh jualannya hehe.

So, untuk teman-teman semua aku persembahankan: fruit cake ala Dapur Solia. Give it a try :))


FRUIT CAKE
:: Modified by Shirley ::



Bahan-bahan:

8 butir Kuning telur
6 butir Putih telur
250 gram Margarin
50 gram Gula pasir
200 gram Gula palem
250 gram Tepung terigu protein sedang

Untuk isian:

1 sdm Parutan kulit jeruk (aku pakai 1 buah jeruk sunkist)
1 bungkus kecil Sukade (isi 4 warna: hijau, kuning, merah, jingga)
100 gram Kismis, rendam dalam air hangat, setelah lunak tiriskan dan potong kecil-kecil, lalu taburi / aduk dengan sedikit terigu
40 gram Kacang tanah, oven selama 10 menit, cincang
20 gram Almond (remukannya saja tidak apa-apa, yang utuh dipakai untuk brownies :) )
1 kaleng kecil Jeruk kupas (aku pake merek Wilmond), ambil separuhnya untuk isian, sisakan separuhnya lagi untuk topping

Cara Membuat:

1) Siapkan loyang satuan kecil/ loyang muffin, letakkan paper case di atasnya.
2) Nyalakan oven, set di suhu 180 °C.
3) Kocok margarin, gula putih dan gula palem hingga tercampur rata.
4) Masukkan telur satu per satau, kocok lagi hingga menjadi adonan yang homogen. Matikan mixer.
5) Ayak terigu ke dalam adonan, aduk balik dengan spatula.
6) Masukkan 2/3 kacang tanah dan almond ke dalam adonan (sisakan sedikit saja untuk topping), aduk balik.
7) Tuangkan adonan ke dalam loyang satuan / loyang muffin.
8) Taburi masing-masing dengan kismis, sukade, sisa kacang, dan satu buah jeruk
9) Panggang selama ± 40-45 menit pada suhu 180 °C
10) Keluarkan, dinginkan. Saat menghidangkan, letakkan 1 buah jeruk di atasnya untuk pemanis.
Hasil jadi: 23-24 buah

Catatan:
- bahan isian boleh dimodifikasi dengan buah-buahan kering & kacang2an lain sesuai selera. Sebagai patokan, jumlah bahan isian kurang lebih 200 gram
- supaya kismis tidak ambles ke dasar adonan, aduk terlebih dahulu dengan sedikit terigu (± 2 sdm).

Paiton, 14 Juni 2009

Kroket Kentang

Demi mengembangkan usaha, aku memutuskan untuk lebih menekuni bisnis makanan kecil. Sebelumnya sempat terbayang kerepotan yang harus dijalani jika dibandingkan dengan membuat cake besar. Setelah dijalani, ternyata oke saja kok. Malah keluarga ikutan senang karena mereka juga mendapat "jatah preman" hehe.

Resep berikut ini kuambil apa adanya dari web NCC, tanpa modifikasi. Sengaja aku timbang dengan timbangan digital untuk meyakinkan bentuk yang seragam. Hasilnya kroket yang gede, mantap dan enak banget.

Sesuai resep NCC, selain kentang aku juga menambahkan tepung kentang (mashed potato). Fungsinya untuk memastikan adonan melekat dengan sempurna dan tidak pecah saat digoreng.


KROKET KENTANG ALA NCC
:: Recipe by Fatmah Bahalwan ::



Bahan Isi:

¼ kg Daging sapi, cincang, sangrai (tanpa minyak)
100 gram Wortel, kupas, rebus, potong halus
100 gram Buncis, buang serat2 di sampingnya, rebus, potong halus
2 sdm Bawang merah goreng
2 sdm Kecap manis
½ sdt Lada
½ sdt Vetsin
2 sdt Garam
1 sdm Gula

Cara Membuat Isi:

Tumis semua bahan dengan sedikit minyak


Bahan Kulit:


2 kg Kentang tes (bisa diperoleh di supermarket)
3 butir Kuning telur
2 sdm Mentega / butter
3 sdm Susu bubuk
250 gram Tepung kentang (bisa diperoleh di TBK)
½ sdt Chicken powder (aku pakai Maggy)
3 sdt Garam (peres saja)
½ sdt Pala
½ sdt Lada

Terigu untuk melapis
Kocokan putih telur
250 gram Tepung roti
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat Kulit:

1) Kukus kentang lalu goreng, haluskan
2) Campur dengan kuning telur, butter, susu bubuk, tepung kentang, chicken powder, garam, pala dan lada, aduk hingga rata benar. Cicipi untuk memastikan asin dan gurihnya cukup.
3) Ambil satu genggam adonan (± 35 - 45 gram), pipihkan, isi dengan bahan isi, bentuk bulat lonjong. Tips: gunakan sarung tangan plastik supaya lebih higienis dan tidak risih di tangan.
4) Gulingkan di tepung terigu, celup dengan putih telur, lalu gulingkan di tepung panir.
Tips: gunakan tangan kiri untuk mencelup ke putih telur, tangan kanan untuk memanir. Bantu dengan sendok makan untuk menyiram telur ke bulatan kroket. Dengan demikian kocokan putih telur tidak cepat kotor, tepung roti juga tidak banyak bergumpal.
5) Goreng dengan api sedang hingga kuning kecoklatan.

Hasil jadi: 36-38 potong, dengan berat per potong (adonan kentang saja, sebelum diberi isi) = 45 gram.


Tambahan tips:


- goreng kroket dalam minyak banyak sampai terendam seluruhnya. Jika bagian atasnya tidak terendam, akan terjadi perbedaan tegangan permukaan antara bagian bawah dan atas sehingga kroket akan "crack" saat dibalik.
- untuk penggorengan dalam jumlah banyak, gunakan dua buah wajan. Jika minyak pertama sudah banyak mengandung rontokan tepung, matikan api, pindahkan minyak ke wajan baru, sisakan remahan di wajan pertama lalu buang ke tempat sampah.
- jika ada kroket yang belum digoreng, letakkan dalam wadah plastik, tutupi dengan plastik cling wrap, masukkan freezer. Saat akan digunakan, biarkan (thawing) kroket hingga mencapai suhu ruangan, lalu goreng seperti biasa. Tahan hingga sekitar 1 minggu.

Paiton, 14 Juni 2009

Tuesday, June 2, 2009

Cupcakes for Goodie Bag

Ceritanya idealis, pengen menghadirkan berbagai macam goodie bag yang edible dan cantik dilihat. Meski cuman buat 30 buah, ternyata proses pembuatannya lumayan lama loh. Mulai dari Minggu sore sampai Senin pagi, sendirian soalnya.

Meski melelahkan, bermain dengan fondant memang sangat menyenangkan. Sekalian nyobain fondant tools yang dibeli di Toko Ny Liem Bandung. Untung udah punya, kalo nggak waks ... nggak kebayang.



So ceritanya sudah siap nih untuk nerima orderan cupcakes *wink-wink. Kalo ada yang perlu terutama untuk kastamer di wilayah paiton-Probolinggo-Situbondo-Bondowoso, silakan kontak di HP 0811354270 atau email dapur.solia@gmail.com.

Say it with cupcakes!

Paiton, 2 Juni 2009
From Dapur Solia, with love ....

Aneka Cookies Hias by Dapur Solia

Detretan cookies hias ini dijadikan goodie bag untuk ultahnya Naomi. Sayangnya yang sempat terfoto hanya sebagian.

Aku suka dengan yang satu ini, warnanya beraneka rupa.



Lagi kepengen melukis bunga dan sulur2an.



Cookie yang ini diminta oleh mbak Leha, sang MC. Buat kenang-kenangan katanya, karena ada nama NAOMI tertera di atasnya.



Jajaran kukies berbaris rapi menunggu pengovenan kedua.





Setelah dipacking rapi, siap untuk dibagikan.



Paiton, 2 Juni 2009

Barbie Cake for Naomi Solia's 4th Birthday

Ini sebetulnya hasil karya bulan April lalu. Dikarenakan libur Paskah di sekolah, perayaan ultah Naomi harus diundur agak jauh dari 14 April 2009. Nggak papa, mamanya jadi punya lebih banyak waktu untuk cari-cari ide.

Dari akhir tahun kemarin sudah niat banget untuk membuatkan barbie cake ini. Nyicil loyang, nyari-nyari boneka. Belum pernah ikut kursus sih, jadi ya agak mengira-ira juga bagaimana caranya membuat barbie cake yang benar. Patokannya cuman dari videonya vivanews, lihat foto teman-teman milis, dan imajinasi sendiri.

Hasilnya? Soal cake, sukses. Brownies kukusnya jadi bagus dan enak. Ngukusnya aja lama banget, lebih dari 40 menit. Masang bonekanya juga nggak masalah meskipun sempat berjam-jam ngutak-atik rambut bonekanya karena nggak puas dengan tatanannya.

Nahh, yang beneran masalah tuh di menggilas fondant dan membuat baju bonekanya. Di resep sih dibilang satu kilo, tapi aku kurangin jadi separuhnya saja dengan harapan sisanya bisa ditutup dengan buttercream. Ternyata kurang banget, jadinya waktu digilas tipisss dan kayak retak2 gitu. Terus setelah digilas, aku mati ide untuk bikin model baju barbienya. Bener2 apa adanya deh. Belum lagi waktu ngeliat jam, waks ... udah kurang setengah jam dari jam acara! Ngebut dekor, mandi, membawa cake ke lokasi acara di Divazone Play Center.

Fotonya di bawah ini. Njepretnya sebelum ikut food photography jadi mohon dimaafkan kalo kurang sip ya :))



Entah karena nggak biasa lihat barbie cake, teman-temannya Naomi pada bengong aja lihat kue ultahnya hehe.

Selamat ultah ya, Sayang ..... Thank you for brightening our life.




Paiton, 2 Juni 2009
* peluk cium dari papa dan mama
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...