Sunday, April 12, 2009

Arsik Ikan Mas ~ Masakan Khas Batak Toba



Masakan yang satu ini adalah menu wajib setiap rumah tangga orang Batak baik yang masih tinggal di kampung halaman maupun yang sudah merantau. Seorang wanita Batak baru diacungi jempol sebagai seorang jago masak jika masakan arsiknya sudah enak dan layak dihidangkan kepada para tamu.

Umumnya untuk masakan arsik ini digunakan ikan mas. Dipilih ikan ini karena ikan mas tinggal di air jernih dan berenang maju dalam kelompok tanpa saling bertubrukan. Filosofinya adalah mereka yang memakan ikan ini akan hidup dalam harmoni, ke hulu dan ke hilir, rukun sampai akhir umurnya. Untuk menu sehari-hari, boleh-boleh saja kita mengganti ikan mas ini dengan ikan air tawar lain seperti mujair, lele atau nila.

Meskipun enak, dalam adat Batak tidak semua orang boleh disuguhi arsik. Kepada Tulang (paman dari pihak ibu), kita tidak boleh menghidangkan masakan ini karena ada masakan lain yang lebih pantas/ cocok. Penjelasan lebih mendalam mengenai hal ini memerlukan pemahaman akan budaya Batak (bisa didiskusikan di lain kesempatan).

Citarasa arsik ini asin, asam/ kecut, bisa juga pedas (bergantung ada tidaknya tambahan cabe). Rasa yang khas disumbangkan oleh bumbu khas Sumatera yaitu andaliman dan bunga rias (kerap juga disebut kecombrang). Resep yang aku bagi kali ini bersumber dari olah tangan mertuaku yang menurut banyak orang lezat sekali. Cara yang digunakan mertua adalah mendidihkan air berikut bumbu halus, baru ikan dimasukkan. Ada cara lain yaitu dengan melumurkan bumbu ke badan dan rongga ikan, memasukkan ikan ke dalam air yang masih dingin lalu dididihkan sampai matang. Karena hampir setiap rumah menghidangkan makanan ini, tidak ada standar yang benar-benar baku mengenai resep arsik yang 'benar'.

Untuk yang ingin mencoba, berikut resepnya. (st)


ARSIK
:: Masakan khas Batak Toba ::
Sebagaimana dituturkan oleh Oppung Imanuel boru Sihotang




Bahan:
1,5 kg Ikan mas, pilih yang masih segar, buang isi perutnya tetapi biarkan sisiknya (tidak perlu disiangi)
10-15 batang Kacang panjang, pilih yang masih muda, ditandai dengan badan dan biji yang masih kecil. Potong2 menjadi 4 bagian
3 buah Bunga rias, disebut juga kecombrang, belah bunganya menjadi empat & iris2 kecil batangnya
5 lembar Asam galugur, biarkan utuh, tidak dipotong-potong
10 irisan tipis Tempe yang enak dan tidak kecut (optional)
10 batang Bawang daun, disebut juga lokio atau bawang batak, biarkan utuh (optional)



Bumbu:

10 siung Bawang putih, rajang lalu ulek hingga lembut
8 siung Bawang merah, rajang lalu ulek hingga halus
2 buah Tomat merah yang besar, parut hingga halus
100 gram Lengkuas muda, (a) ambil 1/3-nya untuk dirajang dan dihaluskan, (b) sisanya sebanyak 2/3 diiris kecil-kecil untuk dijadikan alas ikan di kuali
50 gram Jahe muda, kira2 setara dengan 2 empu ibu jari atau sepanjang 2 x 8cm, dirajang lalu digiling halus
100-150 gram Kunyit tua, yang sudah berwarna jingga (biasanya jika dipegang meninggalkan noda yang sulit sekali dihilangkan), dirajang lalu digiling halus
6 buah Cabe merah besar yang masih segar, dirajang lalu digiling (biji tidak perlu dihilangkan jika ulekan cukup halus)
3 batang Sereh yang tua dan besar, potong pangkalnya kira2 10 cm, dirajang lalu digiling halus, sisa batangnya yang berwarna hijau dipotong sepanjang 5-8 cm untuk dijadikan alas ikan di kuali
1 sdm Andaliman (tidak termasuk batang2 kecilnya)
1 buah Jeruk nipis, peras dan ambil airnya saja
3-4 lembar Daun salam
2 sdm Garam (atau sesuai selera)
Air matang dengan jumlah yang cukup untuk merendam ikan di dalam kuali


Cara membuat:

1) Tata lengkuas potongan, sereh utuh dan sebagian asam galugur di dasar kuali.

2) Giling semua bumbu hingga halus benar, masukkan ke dalam kuali. Supaya menguleknya tidak licin, ulek masing-masing bahan secara terpisah. Anda bisa menggunakan blender namun konon bumbu yang dihasilkan tidak seenak bumbu hasil ulekan manual. Masukkan daun salam.

3) Tambahkan air sampai memenuhi 3/4 tinggi panci. Aduk bumbu. Nyalakan api sampai air mendidih.
Catatan: arsik ini sama sekali tidak menggunakan minyak goreng. Bumbu tidak ditumis tetapi hanya direbus saja.

4) Tata ikan di dalam kuali. Tambahkan irisan tempe (jika suka). Susun lokio dan sisa asam galugur di atasnya. Beri garam sesuai selera. Kucuri dengan air jeruk nipis.

5) Lanjutkan memasak dengan api sedang sampai kurang lebih 20 menit. Tutup kuali dengan tutup panci selama proses pemasakan ini.

6) Setelah 20 menit, buka tutup kuali, cicipi apakah asin dan kecutnya sudah pas. Berikutnya tata potongan kacang panjang di atasnya. Tutup kuali. Lanjutkan memasak dengan api sedang-kecil selama 40 menit hingga kuah hampir habis dan semua bahan matang.


7) Dinginkan. Pindahkan ke piring hidangan.

8) Siap disantap bersama nasi putih hangat.

Untuk 8 porsi


Bandung, 13 April 2009




Friday, April 10, 2009

Pennylane's Brownies

Resep brownies panggang yang satu ini beken sekali seantero milis. Entah mengapa kok aku nggak pernah nanya ke mbak Riana --sang creator-- mengapa kok dinamai Pennylane, kok nggak brownies Riana Ambarsari atau brownies Sutinah misalnya. Mungkin jawabnya: what is in a name :))

Kalo cake lain harus diproses sedemikian rupa supaya tidak bantat, dengan brownies ini justru mindset kita harus diubah gimana caranya supaya jadinya gagal dan bantat, bukan malah jadi bolu coklat. Penggunaan heavy duty mixer is a big no-no. Pakailah hand mixer atau bahkan cukup dengan baloon whisker saja. Mengaduknya juga asal nyampur, tidak perlu sampai kental berpita seperti pada pembuatan sponge cake.

Untuk menghasilkan brownies yang berpenampilan cantik pastikan brownies panggang sudah benar2 dingin saat dipotong. Lebih mantap lagi kalo didiamkan satu hari baru dinikmati (biasanya sih susah menjalankan yang ini, karena bawaan kita maunya mencuil-cuil melulu).

Oh iya ada satu lagi. Resep menyebutkan kalau waktu panggang kurang lebih 35 menit. Waktu pangang sangat dipengaruhi oleh tebalnya adonan dalam loyang. Jika adonan > 3cm, tambahkan waktu panggang sekitar 10 menit, lalu pastikan dengan tes tusuk menggunakan tusuk gigi.

Hubby dan my in-laws berkomentar kalo manisnya sudah pas, tapi untukku masih sedikit terlalu manis. Jika Anda suka rasa coklat yang lebih pahit, kurangi gula pasirnya 2-3 sdm (30 sampai 50 gram). Untuk kenarinya, pakai kenari yang utuh (bukan cincang, biar makin gurih rasanya), campur sebagian di dalam adonan, pakai yang sebagian lagi untuk taburan di atasnya.

So, peralatan baking Anda tidak lengkap? Cobain deh 'cake bantat' yang satu ini. Dijamin suka & ketagihan! (st)


PENNYLANE'S BROWNIES
:: Recipe by Riana Ambarsari ::



Bahan-bahan:

4 butir Telur (utuh)
450 gr Gula pasir (rev Oct 09: 360 gr, ini pas manisnya)
225 gr Minyak goreng
60 gr Coklat bubuk (bensdrop atau Van Houten)
210 gr Tepung terigu (serbaguna)
1/2 sdt Garam
1 sdt Vanili bubuk
120 gr Kenari utuh
85 gr Chocolate chips (pilih yg enak)

Cara membuat:

1) Alasi loyang dengan kertas roti dan olesi mentega. Panaskan oven 180 derajat celcius.
2) Campur coklat bubuk, terigu dan vanilla bubuk.
3) Kocok telur dan gula sampai mengembang dan butiran gula menjadi lebih halus. Masukkan garam, kocok lagi hingga rata.
4) Matikan mixer, ayakkan campuran tepung ke dalam adonan telur, aduk rata.
5) Masukkan minyak goreng, aduk rata.
6) Masukkan kenari dan chocolate chips, aduk rata.
7) Tuang adonan ke loyang, panggang kurang lebih 35 menit atau hingga matang. Tes dengan tusuk gigi/lidi bersih.
8) Dinginkan sebelum dikeluarkan dari loyang dan dipotong-potong.

Bandung, 11 April 2009

Saturday, April 4, 2009

Cake Lapis Putih Telur

Punya putih telur kebanyakan itu bisa jadi masalah. Putih telur tidak segurih kuning telur sehingga kalo digoreng tidak terlalu menggoda. Dibuat puding busa masih oke tapi nggak bisa terus-terusan makan puding juga kan, ntar lingkar pinggar makin mekar. Well, salah satu solusinya adalah dijadikan cake lapis putih telur, dipotong2, lalu dijual lagi. Hehehe, bakulnya ogah rugi nih.

Rasanya enak, untuk yang nggak teliti mungkin susah membedakan antara lapis biasa dengan lapis putih telur ini. Yang sedikit 'mengganggu' adalah remahnya banyak sehingga proses packagingnya harus rapi dan teliti.

Wanna give it a try? (st)


CAKE LAPIS PUTIH TELUR
:: Recipe by Nuraini Wahyuningsih ::
Published by Nova Online 17 July 2008



Bahan:

350 ml Putih telur
250 gram Gula pasir
1 sdt Emulsifier
½ sdt Cream of tar-tar (CTT)
3 buah Kuning telur, kocok rata
250 gr Tepung terigu serba guna
3 sdm Susu cair
225 gram Margarin, lelehkan
1 sdt Pasta coklat
1 tetes Pewarna kuning

Olesan:

100 gram Selai strawberry

Cara membuat:

1) Kocok putih telur hingga naik, masukkan gula pasir sedikit demi sedikit, masukkan emulsifier dan CTT sambil terus dikocok hingga kaku. Catatan: gunakan wadah pengocok yang cukup besar karena adonan putih telur ini akan naik cukup tinggi.

2) Masukkan kocokan kuning telur, aduk perlahan dengan spatula hingga rata.

3) Masukkan terigu dengan cara diayak sedikit-sedikit, aduk hingga tercampur rata.

4) Masukkan margarin dan susu cair, aduk rata.

5) Bagian adonan menjadi dua, beri satu bagian pewarna kuning dan satu bagian lainnya pasta coklat. Aduk rata.

6) Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 22 x 22 x 3 cm yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti.

7) Panggang dalam oven dengan suhu 180 °C selama 30 menit sampai kue matang.

Catatan: jika permukaan cake masih terlihat basah, naikkan suhu oven dan panggang selama 5 menit. Alternatif lain, nyalakan api atas dan panggang lagi selama 5 menit. Bagian atas yang kurang kering akan mengelupas dan kecantikan cake. Pssst, I am speaking from experience :-)

8) Angkat, dinginkan. Lapisi cake coklat dengan selai strawberry (atau buttercream manis, atau BC + cheese cream, atau ganache, sesuai selera), taruh cake kuning di atasnya. Tekan dengan loyang agar menempel. Potong2 sesuai selera.


Paiton, 4 April 2009

Wednesday, April 1, 2009

Order Perdana ESG: Cheese Cake - Individual Cups



Ini order perdana dari ESG.

Bikin cheese cake ini gampang-gampang susah, apalagi kalo diorder dalam jumlah banyak. Ovenku cuman bisa menampung maksimal 13-15 cup sekali panggang, padahal satu kali panggang butuh waktu 1 jam lebih. Masih belum menemukan strategi yang pas supaya bisa mengerjakan orderan ini dalam waktu singkat.

Sengaja dikemas dalam aluminium foil supaya penanganannya lebih mudah. Di rumah kebetulan masih ada sisa buah-buahan segar dari order yang sebelumnya. Karena harganya juga ekonomis, toppingnya juga nggak bisa banyak-banyak, ntar nggak nutup ongkos produksinya. Beruntung strawberry-nya lumayan oke, besar-besar, sehingga kelihatan manis di atas cheese cakenya. Kuning didapat dari jeruk keprok, putih dari whipcream, hijau dari sukade. Masih ditambahi coklat potong dengan motif arabesque (nggak terlalu jelas di foto).

Soal rasa kayaknya mereka nggak bisa komen karena disajikan untuk acara coffee break, so pastinya mereka nggak ikut makan. Kalo hanya melihat penampilan luarnya sih, pihak ESG kelihatan happy. Mereka membandingkan dengan provider lain yang cakenya itu-itu saja. Wah, belum apa-apa harus mulai mikir inovasi produk. (st)

Paiton, 1 April 2009

Strawberry Shortcake for Keizya

Ini order lanjutannya SpongeBob yang kemarin cuman kali ini ukurannya lebih gede (30 x 30 cm) karena untuk perayaan di sekolah. Yang order minta supaya bentuknya standar kotak biar gampang motongnya. Tema yang dipilih: Strawberry Shortcake.


Base cakenya masih pake sponge cake coklatnya yongki, 2 resep dibagi jadi 3 loyang. Lagi senang dengan teknik sablon. Keuntungannya menggunakan teknik ini adalah bentuk bisa persis dengan contohnya dan kita bisa main gradasi warna, sedikit lebih fleksibel dibandingkan dengan BC transfer technique.

Bikin mawar, belum dilepas dari cetakannya sudah letoy dan jatuh. Huhu, stres juga, soalnya cake Strawberry ini kan paling pas kalo dipadu dengan bunga2an dan daun. Akhir2 ini memang banyak bakul kue yang komplen kalo mentega Hollmannya lembek banget, susah untuk dispuit (aku beli BC jadi, asumsiku di dalamnya pake Hollman karena lembut dan wangi). BC yang lemes udah dikoreksi dengan susu bubuk tapi kok tetep letoy. Kudunya ditambahin mentega putih tapi jamnya udah nggak keburu nih. Akhirnya ganti dengan swirl dari spuit 1M. Pake warna cerah biar mirip es krim.




Dari laporan pandangan mata, pesta ultahnya rame, yang datang banyak. Mungkin karena sekalian mengucapkan farewell karena Keizya mau pindah dari Paiton ya. Berkurang lagi deh teman mainnya Naomi.



Once again, happy birthday ya anak baik. Sampai ketemu lagi .......

Paiton, 1 April 2009





Sus Ayam Keju dengan Black Pepper



Pertama kali tahu resep ini dari Lia Kusuma. Aku tertarik karena nggak perlu terlalu pusing dengan bentuk susnya, bandingkan dengan sus satuan yang "harus" mengembang dan kopong. Setelah trial dua kali, aku rekomen banget untuk mencobanya. Bahan-bahannya mudah, rasanya enak, asin gurih. Makannya dengan sambal botol, Indonesia sekali!

Dapur Solia terima pesanan untuk snack box maupun loyang 30 x 10 cm. Order by email atau telpon ke 0335-7646252. (st)


SUS AYAM KEJU
:: Resep asli by Lia Kusuma ::




Bahan: (A) Untuk Sus:
500 ml Air
150 gram Margarin
½ sdt Garam
200 gram Tepung terigu protein tinggi (Cakra)
4 butir Telur utuh ukuran sedang

(B) Untuk Isi:
2 sdm Margarin untuk menumis
100 gram Bawang bombay, cincang halus
350 gram Dada ayam, rebus, cincang kasar
½ sdt Merica bubuk
½ sdt Pala bubuk
¼ sdt Garam
1 butir Telur
100 gram Keju cheddar, parut
2 lembar Roti tawar, rendam dalam
100 ml Susu
Modified by Shirley: tambahkan ½ sdt merica hitam bubuk & ½ sdt kaldu ayam bubuk untuk menguatkan rasa

Cara membuat:

1) Siapkan 2 buah loyang ukuran 30 x 10 (loyang brownies) atau 1 buah loyang ukuran 26 x 26 cm, olesi dengan margarin (tidak perlu ditaburi tepung atau dialasi kertas roti).

2) Sus: didihkan air bersama margarin (ada yang menyarankan jangan sampai mendidih bergolak, cukup sampai mendidih pertama), lalu masukkan garam dan tepung, aduk terus sampai kalis (tercampur seluruhnya dan tidak menempel di panci). Dinginkan sekitar 15-20 menit. Setelah hangat, masukkan telur satu per satu, sambil dicek apakah adonannya terlalu lembek (gunakan telor yang besarnya sedang, bukan yang jumbo supaya adonan nggak becek). Kocok dengan mixer kecepatan rendah (speed 1) hingga tercampur rata. Masukkan 1/3 hingga 1/2 adonan ke dalam plastik segitiga. Sisihkan.

3) Nyalakan oven, atur pada suhu 200 °C (untuk pemanasan, bisa atur ke 220 derajat, baru diturunkan setelah adonan masuk).

4) Isi: Panaskan margarin. Masukkan bawang bombay cincang, tumis hingga harum. Masukkan daging ayam cincang, aduk2 hingga berubah warna. Matikan api. Masukkan rendaman roti & susu. Masukkan semua bumbu kecuali merica hitam, aduk rata. Setelah agak dingin, masukkan telur, aduk hingga rata.

5) Penyelesaian: ambil adonan sus dari panci, letakkan di loyang sampai menutupi dasarnya. Masukkan ke dalam oven, stabilkan suhu di 200 °C, panggang selama 10-15 menit sampai busanya hilang dan adonan agak naik. Keluarkan, tata adonan isi lalu taburi dengan merica bubuk hitam. Taburi dengan keju parut. Semprot sisa adonan sus bagian atas, bentuk menjadi silang/pagar. Masukkan kembali dan panggang selama ± 20-25 menit sampai matang / kecoklatan (jangan buka oven sampai adonan matang).

6) Setelah matang, dinginkan lalu potong2 sesuai selera.

7) Jika sus ini harus menginap, masukkan ke dalam wadah kedap udara lalu masukkan kulkas bawah. Ketika akan dinikmati, susun di piring datar, parut sedikit keju mozarella di atasnya, panaskan di microwave selama 2 menit (set to high). Hidangkan dengan sambal botol.

Paiton, 1 April 2009
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...