Saturday, January 31, 2009

Donat Kentang Empuk Enak

Minggu ini tantangan dari milis NCC adalah membuat donat kentang. Resep yang diberikan bisa dilihat di sini dan cara membuatnya bisa dilihat di sini. Cuma untuk kali ini aku ingin menggunakan resep andalan sendiri. Kalau dibandingkan, donat NCC menggunakan susu bubuk sedangkan resepku tidak, sementara proses pembuatannya kurang lebih sama.

Untuk urusan bikin donat, aku beruntung memiliki asisten yang mahir dan kuat menguleni adonan sampai kalis. Maklum ... mixer heavy duty belum terbeli sementara badan suka pegel kalo banting2 adonan (duh, alasan ... kan sudah punya bread maker Concerto). So .... donat ini dibikin murni dengan tenaga tangan tanpa bantuan mixer atau alat apa pun.

Tadinya donat ini dimaksudkan sebagai suguhan untuk kelompok ibu-ibu komplek yang berniat menjenguk suami yang baru keluar dari rumah sakit. Ternyata acara batal, mungkin karena hujan turun dan akhir pekan pula. Sempat bingung bagaimana caranya menghabiskan donat sebegitu banyak. Bagaimana tidak, terigunya saja 800 gram, belum bahan-bahan basah lainnya. Akhirnya separuh donat yang sudah digoreng dimasukkan ke dalam kulkas untuk dinikmati keesokan harinya. Separuhnya lagi dicelup ke ganache cair tanpa tambahan apa-apa lagi.

Duh, rupanya kekuatiranku tidak terbukti. Karena rasanya yang empuk dan topping coklatnya yang enak, dalam waktu sekejab donat-donat ini sudah lenyap nyap nyap disantap oleh anak-suami-tetangga. Hati jadi senang. Siapa bilang donat homemade kalah pamor dari donat bermerek.

Untuk yang ingin mencoba, berikut resepnya.

DONAT KENTANG
:: Ditulis oleh Shirley


Bahan-bahan:
1 kg Tepung terigu protein tinggi (Cakra)
½ kg Kentang, dikukus, dihaluskan lalu didinginkan
150 gram Margarin (Blue Band)
250 gram Gula pasir
11 gram Ragi instan (Fermipan)
4 butir Telur utuh



Cara Membuat:

1. Campur semua bahan termasuk kentang halus lalu uleni sampai kalis. Istirahatkan selama 10 menit.
2. Bagi adonan sesuai selera (karena nggak punya timbangan digital sih. Kalo untuk dijual, kira2 40 gram lah).
3. Bulat-bulatkan adonan, diamkan lagi selama 10 menit.
4. Lubangi setiap donat
5. Goreng dengan minyak goreng panas sedang.
6. Hiasi dengan topping sesuai selera: gula halus, ganache cair, meisyes, mentega + parutan susu, dan lain-lain.

Nah ... sekarang boleh dong aku masang logo Donat Week NCC hehe. Dari keenam logo yang disediakan oleh Ina Larizz, aku memilih yang paling mendekati hasil aslinya.

Hmmmm, mareee!

Paiton, 30 Januari 2009

Sunday, January 18, 2009

Sponge Cake Vanilla

Resep ini diberikan oleh teman milis: Yohanna dari Dapur Van Danoe. Semoga bikin rezekinya Dapur Solia kayak rezekinya dia, hehe.

SPONGE CAKE VANILLA

Bahan A:
6 butir Telur utuh
100 gram Gula pasir
15 gram Emulsifier


Bahan B:
100 gram Terigu protein sedang (Kunci Biru)
30 gram Maizena
30 gram Susu bubuk

Bahan C:
150 gram Butter, cair

Cara membuat:
1. Kocok bahan A sampai kaku seperti jambul petruk, lalu masukkan bahan B sambil diayak, sedikit demi sedikit. Aduk balik.
2. Masukan bahan C, sedikit demi sedikit. Aduk balik juga.
3. Tuang ke dalam loyang 30x30 cm yang sudah dialasi kertas roti.
4. Panggang selama 25 – 30 menit dengan suhu 160 atau api sedang.

Saturday, January 17, 2009

Cheddar Cheese Cake (with Recipe)

Berbeda dengan Japanese Cheese Cake (JCC), keik ini dibuat dengan krim keju "gadungan" yaitu dari keju cheddar yang dipotong kecil-kecil dicampur dengan mentega dan susu cair. Citarasa kejunya kuat, pasti disukai oleh para cheese lover. Disukai tua dan muda karena teksturnya yang lembut dan tidak beremah. Bisa disajikan secara sederhana dengan selai buah saja, atau dikombinasi dengan fruit topping sesuai selera. (st)

Revisi per 7 Februari 2011: waktu panggang 60 menit berlaku untuk CCC yang diwadahi cup2 aluminium foil (berat 50-70 gram). Jika menggunakan cheese mould bentuk oval, atau loyang bulat, maka tambah waktu panggang menjadi 90 menit. Jika tidak, bagian bawah cake akan terlalu basah.

Cheddar Cheese Cake
Ditulis oleh Shirley

Loyang: 22 cm bulat (untuk adonan) + loyang untuk air rendaman
Waktu memanggang: 60-70 menit, 160 °C, au bain marie

Bahan-bahan:

Bahan I:
200 ml Susu UHT cair (Ultra)
60 gram Butter (Orchid unsalted)
180 gram Cheddar cheese


Bahan II:
30 gram Tepung terigu
25 gram Maizena
3 buah Kuning telur
1-2 sdt Air jeruk

Bahan III:
5 buah Putih telur
120 gram Gula pasir
1/3 sdt Cream of tar-tar

Bahan IV:
1 sdm Selai strawberry (bisa diganti aprikot atau blueberry)
2 sdm Air matang
Strawberry / peach / orange/ kiwi, sesuai selera

Cara membuat:

1. Siapkan loyang 22 cm, olesi dengan mentega, lapisi dengan kertas roti, olesi sekali lagi dengan mentega hingga rata. Lapisi bagian luar loyang dengan aluminium foil, pastikan loyang kedap air. Siapkan loyang untuk air rendaman, isi dengan air sampai 1/4-nya (saat memanggang ketinggian air tidak boleh melebihi 1/3 tinggi loyang adonan).

2. Campur mentega, susu cair, dan keju cheddar yang sudah dipotong2 kecil (Bahan I) -- Shirley's note: diparut aja -- dalam panci kecil, lalu letakkan di panci tim yang sudah berisi air panas agak banyak. Tutup panci tim dengan lap bersih yang kering. Nyalakan api selama 2-3 menit, lalu matikan api. Biarkan panci tertutup selama 5 menit. Buka panci, aduk-aduk adonan krim hingga rata.


3. Dalam keadaan krim masih hangat, ayak terigu dan maizena (Bahan II) ke dalamnya. Aduk hingga rata. Masukkan kuning telur. Masukkan air jeruk. Pastikan semua bahan menyatu.

4. Masukkan loyang berisi air ke oven, nyalakan oven dengan suhu 160 °C. Jika Anda menggunakan otang dan tidak punya termometer (seperti saya), nyalakan api kecil saja, asal api birunya menyentuh dasar oven.

5. Kocok putih telur, gula pasir dan cream of tar tar hingga 'soft peak' saja (jangan sampai terlalu kaku lho). Masukkan kocokan ini ke adonan. Aduk hingga rata benar. Tuang adonan ke dalam loyang.

6. Cek loyang apakah sudah cukup hangat. Air rendaman tidak perlu sampai mendidih / bergolak, cukup sampai ada gelembung2 kecil di dasar loyang. Letakkan adonan loyang di atasnya. Penampilan pemanggangan dengan cara au bain marie kira-kira begini.

7. Panggang selama 80 menit (note: revised per Feb 2011). Tes dengan tusuk gigi. Jika masih kurang matang, bisa ditambahkan 5-10 menit lagi. Saat matang, permukaan cheese cake tetap kuning (tidak coklat) dan ada semu keemasan.

8. Dalam keadaan hangat, langsung balik adonan. Supaya tidak lengket, gunakan selembar serbet kering untuk membalik. Pelan-pelan ya, karena cheese cake ini lembuuut sekali.

9. Penyelesaian: hangatkan selai aprikot dengan air matang di atas kompor (asal hangat dan bisa diaduk). Olesi permukaan cheese cake dengan selai, hias dengan buah-buahan, krim kocok, atau hiasan lain sesuai selera.

Thursday, January 15, 2009

Another Devil's Food Chocolate Cake


Hanya berselang dua hari dari pesanan Devil's Food yang terdahulu, datang lagi sebuah permintaan untuk jenis keik yang sama. Tentu saja, dengan dekorasi yang berbeda. Lho, dari mana si pemesan tahu mengenai Dapur Solia? Rupanya sang pemesan masih bersaudara dengan Uni Echie, si pemesan terdahulu.

Bila sebelumnya menggunakan hiasan pagar coklat, kali ini saya ingin berkreasi dengan bunga dan daun. Semuanya terbuat dari dark cooking chocolate, ganache, dan buah strawberry yang dicelup coklat. Masih belum rapi sih. Maklum masih belajar beraksi dengan coklat& ganache, yang relatif lebih sensitif terhadap temperatur dibandingkan dengan butter cream. Meski begitu, saya suka bermain dengan ganache karena tidak eneg dan saya tahu "nobody hates chocolate". Bener-bener bisa dinikmati sampai colekan terakhir deh, hehe.

Ucapan yang diinginkan oleh si pemesan sangat romantis. Sampai terharu bacanya. "We love you more than we did yesterday." Sebuah pernyataan kasih yang terus bertambah setiap hari.

Selamat ulang tahun ya Bu Yoza. Semoga panjang umur.

Paiton, 15 Januari 2009
Untuk pemesanan, hubungi:
dapur.solia@gmail.com

NCC Surabaya Cooking Class 24-25 Januari 2009 di TBK Arvian



Iseng-iseng buka website www.ncc-indonesia.com, eh .. ternyata pengumuman kursus untuk Surabaya sudah keluar. Hanya ada sedikit koreksi untuk tempat kursus, yang semula direncanakan di rumah Onny Jalan Bintoro akhirnya dipindah ke TBK Arvian karena jumlah peserta yang melebihi kapasitas tempat.

Untuk detilnya bisa dilihat di sini.

Sampai jumpa ya.

Paiton, 15 Januari 2009

Wednesday, January 14, 2009

Devil's Food Chocolate Cake

Sejak resmi meninggalkan Manies akhir Desember 2008 lalu, kami masih terus menerima pesanan birthday cake. Puji Tuhan ya, rezeki nggak akan ke mana. Meski tanpa promosi, order itu tetap datang juga. Terima kasih buat para pelanggan yang dengan setia mengikuti perjalanan kami.

Pesanan yang terakhir adalah Devil's Food Chocolate Cake dari Uni Echie. Kok nama cakenya syerem banget ya. Keik ini diklaim berasal dari Amerika dari masa sekitar tahun 1990-an. Well, kalau mau tahu sejarahnya bisa lihat di sini.
Pada intinya Devil's Food Chocolate Cake ini adalah keik coklat berlapis, memiliki rasa coklat yang sangat "kuat" (rich), mengandung mentega-coklat-sedikit telur-buttermilk, dan biasanya dipadukan dengan coklat leleh yang kemudian dibekukan untuk penyelesaiannya.



Uni Echie memberikan keik ini untuk ultah ibundanya yang tersayang. Hiasannya sederhana, dengan strawberry potong, cherry hijau bertangkai, pagar coklat dari chocolate transfer sheet (kiriman Laura dari Amrik, makasih ya Pok), dan banyak ganache. Komentar yang menerima, ganachenya guanasss, hehe. Emang nyoklat banget sih.

Selamat ulang tahun ya, Nek.

Paiton, 14 Januari 2009
dapursolia.blogspot.com
HP: 0811354270
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...