Thursday, February 26, 2009

Sambal Goreng Teri Tempoyak

Pernah dengar bahan makanan yang bernama tempoyak? Aku belum pernah sampai akhirnya aku berkenalan dengan Pak Wisnu Martono, salah satu dari penjaga gawang milis NCC. Kalau dengar cerita Pak Wisnu mengenai tempoyak, waduhh, dijamin ngilerrr! Duren yang dagingnya manis dan beraroma "menusuk" (bagi yang nggak doyan tentunya), difermentasi sehingga menjadi penganan yang sama sekali berbeda dari buah aslinya baik dari sisi rasa maupun aroma. Setelah fermentasi sempurna, jadilah tempoyak. Tempoyak yang rasanya masam ini kemudian diolah sebagai salah satu bumbu dari menu "Sambal Goreng Teri Tempoyak."

Dengan seizin penulis aslinya, aku mengutip artikel mengenai tempoyak ini. Siapa tahu Anda berminat untuk mencobanya.


Tempoyak
Written by Wisnu Martono

Saya justru membuat tempoyak dari daging durian monthong, krn duren lokal sedikit sekali daging buahnya. Pilih yang sudah masak benar, biasanya yang sudah nampak berair. Pisahkan daging dari biji. Beri garam sedikit. Bisa ditambah cabe rawit yang bisa mempercepat proses fermentasi. Namun proses fermentasi tidak bisa terlalu lama karena akan mempengaruhi rasa akhir.
Simpan dalam tempat yang tertutup rapat. Usahakan disimpan dalam suhu ruangan. Bisa juga dimasukkan ke dalam kulkas (bukan freezernya) namun fermentasi akan berjalan lebih lambat.

Tempoyak yang berumur 3-5 hari cocok untuk dibuat sambal karena sudah masam namun masih ada rasa manis di sana.

Saya taruh di kulkas, memang agak lama menjadi tempoyak. Tapi, saya tidak kuatir akan overfermentasi. Saya pakai garam setengah sendok teh, untuk daging buah sekilo. Diaduk rata dengan daging buah, sebelum ditutup rapat.


Sambal Goreng Teri Tempoyak
Resep by Wisnu Martono

Bahan :
500 gr teri Medan
Cabe giling yang sudah berbumbu lengkap
3 sdm tempoyak

Cara Membuat:
1. Goreng teri sampai matang
2. Gunakan minyak sisa menggorang untuk menumis cabe giling
3. Masukkan tempoyak, aduk rata
4. Masukkan teri goreng


Untuk yang berminat melihat foto dari tempoyak maupun sambal gorengnya, silakan lihat di pranala berikut.


Paiton, 26 Februari 2009

No comments:

Post a Comment